Pencurian Kabel PJU di Cilegon Masih Marak, 50 Persen dari 385 Tiang di Jalan Lingkar Selatan Sempat Mati

Penulis: Yoga Permadi  •  Senin, 20 Juli 2026 | 17:48:32 WIB
Pencurian kabel dan MCB penerangan jalan umum (PJU) kembali terjadi di Kota Cilegon, dengan sasaran utama di Jalan Lingkar Selatan.

CILEGON — Perbaikan yang dilakukan Dishub Kota Cilegon kerap sia-sia dalam waktu singkat. Kepala Dishub Kota Cilegon, Heri Suheri, mengungkapkan bahwa instalasi yang baru diperbaiki sering kembali rusak tiga hingga empat hari kemudian akibat ulah pencuri.

“Sering kali setelah kita perbaiki, tiga sampai empat hari kemudian dicuri lagi. Yang diambil biasanya kabel dan MCB,” kata Heri kepada wartawan di Cilegon, Senin (20/7/2026).

Lokasi Rawan Pencurian Kabel PJU

Menurut Heri, kawasan yang paling rawan adalah sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS). Namun, belakangan aksi serupa mulai merambah ke ruas jalan di dalam kota. Ia mencontohkan, di depan Skopino, instalasi enam tiang PJU lenyap dicuri.

“Yang rawan biasanya sepanjang JLS, sekarang malah merambah ke jalan-jalan kota. Kemarin ada yang diambil semua, tetapi langsung kami perbaiki lagi,” ujarnya.

Angka Kerusakan di Jalan Lingkar Selatan

Dari total 385 tiang PJU di JLS, hampir 50 persen sempat tidak berfungsi akibat pencurian. Selama tiga minggu terakhir, Dishub fokus memperbaiki titik-titik tersebut dan kini hanya menyisakan sedikit tiang yang belum menyala.

Heri menilai pencurian relatif mudah dilakukan karena kabel ditanam di dalam tanah dan lubang kontrol instalasi masih mudah diakses. “Kalau memang ada niat mencuri, tetap saja bisa dilakukan sehingga cukup mudah,” katanya.

Instruksi Wali Kota dan Upaya Antisipasi

Pemerintah Kota Cilegon melalui Dishub mendapat instruksi langsung dari Wali Kota untuk memastikan seluruh PJU yang rusak segera berfungsi kembali. Selain perbaikan, Dishub melakukan patroli dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta polsek untuk pengawasan.

Untuk jangka panjang, Dishub tengah mengkaji penggunaan jenis kabel yang tidak mengandung tembaga. “Sepertinya yang dicari adalah tembaganya. Karena itu kami sedang mencoba menggunakan jenis kabel lain, seperti kabel TIK atau kabel yang lebih sulit dipotong, sehingga tidak menarik bagi pelaku pencurian,” jelas Heri.

Harapan Dishub Cilegon

Heri berharap dukungan masyarakat dan aparat keamanan dapat menekan angka pencurian fasilitas umum. Dengan begitu, pelayanan PJU di Kota Cilegon dapat berjalan optimal dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: faktabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top