TANGERANG — Andra Soni tiba di rumah duka di kawasan Poris Gaga, Kota Tangerang, sekitar pukul 20.00 WIB. Ia langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum yang masih terlihat syok. Suasana haru menyelimuti rumah yang dipenuhi karangan bunga dari berbagai kalangan.
Di hadapan para pelayat, Andra mengenang sosok Rusdi sebagai pribadi yang langka di panggung politik. Menurutnya, almarhum adalah orang pertama yang ia kenal saat sama-sama aktif di organisasi kepemudaan, jauh sebelum keduanya duduk di kursi pemerintahan.
“Dalam dunia politik, sosok pertama yang saya kenal adalah beliau saat menjadi Ketua KNPI Kota Tangerang. Beliau orang baik, selalu memberikan ketenangan, selalu berusaha meredam konflik, dan bisa diterima semua pihak,” ujar Andra di sela kunjungannya.
Andra menekankan bahwa Rusdi bukan sekadar Ketua DPRD. Lebih dari itu, almarhum adalah jembatan komunikasi antara eksekutif dan legislatif, serta antarpartai politik. “Beliau mampu menciptakan ketenangan di tengah perbedaan. Itu yang membuatnya dihormati semua kalangan,” tambahnya.
Andra mengaku telah berkomunikasi dengan Wali Kota Tangerang untuk memastikan berbagai program pembangunan yang dirintis bersama Rusdi tetap berjalan. “Saya sudah berbicara dengan Wali Kota Tangerang. Kita akan meneruskan apa yang sudah beliau rintis,” tegasnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, Andra menyampaikan duka cita mendalam. “Semoga almarhum husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutupnya.
Rencananya, jenazah Rusdi akan disalatkan di Masjid Raya Al-A’zhom pada Senin (20/7/2026) pagi. Setelah itu, almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Kelurahan Poris Gaga, Kota Tangerang.
Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat tampak silih berganti melayat sejak Minggu sore. Rusdi dikenal sebagai politikus senior yang dekat dengan berbagai kalangan, dari akar rumput hingga elite partai. Kepergiannya meninggalkan ruang kosong di peta politik Tangerang Raya.