TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melihat sertifikat halal sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Wali Kota Sachrudin menilai, nilai-nilai yang melekat pada sertifikasi ini—seperti kebersihan, keamanan pangan, dan mutu—menjadi modal penting bagi produk UMKM lokal untuk bersaing, baik di tingkat nasional maupun regional.
Menurut Sachrudin, kegiatan Halal Fest yang digelar MUI Kota Tangerang telah berkembang menjadi lebih dari sekadar pameran produk. Acara ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat literasi halal di kalangan masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM.
"Halal Fest bukan sekadar ajang pameran produk. Festival ini menjadi ruang untuk membangun ekosistem halal yang semakin kuat di Kota Tangerang," ujar Sachrudin dalam keterangannya, Senin.
Pemkot Tangerang tidak hanya berhenti pada imbauan. Sachrudin mengungkapkan, pihaknya akan memperkuat pengembangan industri halal melalui sejumlah program terpadu. Mulai dari pembinaan UMKM secara intensif, kemudahan perizinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pasar.
Pemerintah kota juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara MUI Kota Tangerang, Kementerian Agama, dan berbagai pihak lain dalam memberikan pendampingan sertifikasi halal kepada para pelaku usaha kecil.
Sachrudin meminta agar berbagai produk UMKM didorong memiliki sertifikasi halal. Ia menyebutkan, mulai dari makanan dan minuman, produk olahan, katering, kosmetik, obat tradisional, hingga fesyen muslim harus memberikan rasa aman bagi konsumen.
"Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting agar produk UMKM Kota Tangerang mampu bersaing di pasar yang semakin luas," kata dia.
Di akhir pernyataannya, Wali Kota mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan menggunakan produk lokal. Menurutnya, membeli produk UMKM sendiri berarti turut menggerakkan roda perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan menghadirkan keberkahan.
"Dengan membeli produk UMKM kita sendiri, kita turut menggerakkan roda perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan menghadirkan keberkahan bagi sesama," ujar Sachrudin.