SERANG — Terpilihnya Iti Octavia Jayabaya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V langsung ditindaklanjuti dengan instruksi konsolidasi dari DPP. Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak boleh berhenti pada struktur atas, melainkan harus menyentuh seluruh tingkatan hingga pengurus di tingkat bawah.
Herman menyebut aklamasi dalam Musda V sebagai bentuk nyata kepercayaan kader terhadap kepemimpinan Iti untuk lima tahun ke depan. Ia optimistis kepengurusan yang akan dibentuk mampu merepresentasikan potensi kader dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Setelah Musda usai, Herman meminta DPD Demokrat Banten segera menyusun struktur kepengurusan. Ia menekankan bahwa seluruh jajaran yang nantinya duduk di kepengurusan harus benar-benar bekerja, bukan sekadar mengisi formasi.
"Saya ingin ke depan betul-betul semuanya adalah kabinet kerja. Semuanya bekerja dan merepresentasikan seluruh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Banten," katanya, Minggu 2 Agustus 2026.
Selain menyusun struktur, Herman mendorong agar Muscab di seluruh daerah segera dipersiapkan. Menurutnya, hal ini menjadi langkah krusial untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif pasca pergantian kepemimpinan di tingkat provinsi.
Penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput dinilai menjadi modal penting bagi Demokrat Banten. Herman menilai konsolidasi yang matang akan menentukan kesiapan partai dalam menghadapi agenda politik mendatang.
"Muscab harus segera dipersiapkan agar roda organisasi berjalan efektif dan seluruh kekuatan partai dapat dikonsolidasikan," ujarnya.
Ia berharap dengan kepengurusan yang solid dan representatif, Partai Demokrat Banten dapat meningkatkan kinerja organisasi sekaligus tampil kompetitif dalam kontestasi politik ke depan. Konsolidasi yang dimulai dari tingkat provinsi hingga cabang diharapkan mampu memperkuat posisi partai di delapan kabupaten/kota.