Video Penolakan Kedatangan Jokowi di Banten Viral di TikTok, Perwakilan Warga Lebak Serukan Takbir

Penulis: Wisnu Wardana  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 13:28:01 WIB
Seorang pria menyampaikan pernyataan penolakan terhadap rencana kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Banten melalui sebuah video yang viral di TikTok.

SERANG — Pernyataan penolakan terhadap rencana kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Provinsi Banten menyebar luas di platform TikTok. Video yang diunggah melalui akun hanturimba_07 itu menampilkan seorang pria yang mengaku mewakili elemen masyarakat Kabupaten Lebak dan seluruh Provinsi Banten.

Dalam unggahan yang beredar, pria tersebut menyuarakan penolakan dengan tegas. Ia bahkan mengingatkan agar tidak ada upaya memaksakan kehadiran Jokowi ke wilayah yang dikenal sebagai Tanah Jawara tersebut.

"Kami mewakili masyarakat Kabupaten Lebak dan mewakili seluruh Provinsi Banten sangat menolak keras kepada kehadiran datangnya Jokowi," ujarnya dalam video yang dikutip pada Senin (3/8/2026).

"Sangat menolak dengan sekeras-kerasnya kehadiran Jokowi ke Provinsi Banten. Maka jangan coba-coba kalau ingin memaksakan datang ke Provinsi Banten," sambungnya.

Seruan Takbir dan Respons Warganet

Pernyataan penolakan tersebut diakhiri dengan seruan takbir sebanyak tiga kali. Aksi ini menjadi penegas sikap yang disampaikan oleh pria dalam video tersebut.

Pantauan di kolom komentar menunjukkan ada sekitar 465 netizen yang memberikan tanggapan beragam. Sebagian warganet menyatakan dukungan terhadap isi video dan melontarkan aspirasi serupa, sementara yang lain memilih untuk menyuarakan persatuan.

"Kita boleh beda pilihan, tapi tetap jaga Banten tetap damai," tulis salah satu warganet dalam kolom komentar, mengimbau agar perbedaan sikap tidak memecah kondusivitas wilayah.

PSI Banten: Hal Wajar dalam Demokrasi

Menanggapi viralnya video tersebut, Ketua DPW PSI Banten Muhammad Hafiz Ardianto memberikan respons santai. Ia menilai penolakan semacam ini merupakan bagian dari dinamika politik yang lumrah terjadi.

"Itu wajar ajalah, wajar. Wajar aja kan di ya di demokrasi kayak gini, kan wajar gitu. Kita mah enggak enggak apa-apa, santai aja," kata Hafiz saat dihubungi terpisah.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian atau pemerintah daerah terkait rencana kedatangan Jokowi maupun potensi pengamanan atas aksi penolakan tersebut. Belum ada pula keterangan lebih lanjut mengenai waktu dan agenda kunjungan mantan gubernur DKI Jakarta itu ke Provinsi Banten.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: faktabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top