TANGERANG — Warga Kota Tangerang yang ingin menguasai teknik pijat tanpa mengeluarkan biaya bisa mendaftar hingga 18 Agustus 2026. Dinas Sosial (Dinsos) setempat membuka pelatihan gratis yang dijamin berlanjut ke program magang di tempat kerja, bukan sekadar teori di ruang kelas.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi menegaskan bahwa magang menjadi jembatan bagi peserta sebelum mereka berani membuka usaha sendiri. "Sebelum mereka membuka usaha dari keterampilan yang dimiliki maka akan diberikan praktik langsung berupa penempatan sehingga memiliki pengalaman yang mencukupi," ujarnya di Tangerang, Rabu.
Pemerintah kota hanya menyediakan 50 kursi untuk angkatan tahun ini. Persyaratan utama yang harus dipenuhi calon peserta adalah memiliki KTP-el dan Kartu Keluarga (KK) Kota Tangerang, serta terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) desil 1 hingga 5.
Peserta juga wajib memiliki rekening bank aktif dan berusia minimal 17 tahun. Dengan kuota yang terbatas, Acep mengimbau warga yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar melalui laman bit.ly/pelatihanpijat-2026 atau menghubungi WhatsApp 0851-7843-6384.
Proses seleksi akan dimulai dengan tahap wawancara pada 26-28 Agustus 2026. Setelah dinyatakan lolos, peserta mengikuti pelatihan intensif pada 14-16 September 2026 bersama instruktur berpengalaman.
Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar teknik pijat. Setelah pelatihan rampung, peserta langsung terjun ke lokasi magang pada 17-18 September 2026 untuk mempraktikkan ilmu yang didapat.
Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi warga. Pemerintah kota berharap keterampilan yang diperoleh mampu meningkatkan penghasilan keluarga dan menciptakan peluang usaha baru di bidang jasa kesehatan atau terapi.
"Kuota pelatihan terbatas hanya untuk 50 peserta sehingga masyarakat diimbau segera mendaftarkan diri sebelum kuota terpenuhi," kata Acep. Seluruh biaya pelatihan ditanggung penuh oleh Pemerintah Kota Tangerang, sehingga tidak ada pungutan apa pun bagi peserta.