Komedian John Hodgman Putuskan Main Slay the Spire 2 di Kasur Itu Legal, Pasangan Wajib Toleransi

Penulis: Alfin Murtado  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 19:42:31 WIB
John Hodgman memutuskan bahwa bermain Slay the Spire 2 di atas kasur adalah legal dalam sidang di podcast-nya, Judge John Hodgman.

Kabar ringan datang dari dunia hiburan dan gim di tengah hiruk-pikuk berita industri yang kerap muram. John Hodgman, aktor yang dikenal lewat iklan klasik "Get a Mac" besutan Apple, baru saja menjatuhkan vonis penting dalam sengketa rumah tangga yang diajukan ke acara podcast-nya, Judge John Hodgman. Perkaranya sederhana: apakah boleh bermain gim di atas kasur saat pasangan sudah berbaring?

Malam yang Berubah Jadi Sidang Dadakan

Kasus ini berawal dari keluhan Dan yang merasa tunangannya, Elissa, kecanduan bermain Slay the Spire 2 di laptop setiap malam sebelum tidur. Dan berargumen bahwa layar gim tidak seharusnya ada di kamar tidur dan kebiasaan itu akan merusak kualitas tidur Elissa. Ia bahkan mengaku sering pergi tidur di sofa karena kesal melihat Elissa membawa laptop ke ranjang.

Namun, di hadapan Hodgman, pengakuan Dan justru menjadi bumerang. Ia mengaku cahaya layar dan suara klik keyboard Elissa sama sekali tidak mengganggu tidurnya. "Pilih pertengkaran yang tidak jelas dan pertahankan," sindir Hodgman menanggapi sikap keras kepala Dan yang memilih minggat ke sofa daripada berkompromi.

Vonis: Bermain Gim di Kasur Itu Sah

Hodgman akhirnya memenangkan pihak Elissa. Alasannya logis: Elissa mengaku bermain gim justru membantunya lebih cepat tidur dan merasa kesulitan memejamkan mata tanpa rutinitas tersebut. "Salah satu argumen utama untuk menikah adalah memiliki seseorang di ruangan yang sama saat kamu bermain video gim," ujar Hodgman dalam putusannya.

Lebih tajam lagi, Hodgman mempertanyakan sikap Dan yang bertindak layaknya orang tua, bukan calon suami. "Saat Dan meninggalkan ranjang karena sakit hati untuk membuktikan sebuah poin, bagaimana perasaanmu, Elissa? Apakah kamu semakin bersemangat untuk menikahinya?" Sindiran ini menegaskan bahwa dalam hubungan, perbedaan kebiasaan kecil bukanlah alasan untuk bersikap otoriter.

Pelajaran untuk Pasangan di Indonesia

Meski kasus ini terjadi di Amerika Serikat, relevansinya terasa universal, termasuk bagi pasangan muda di Indonesia yang kini akrab dengan budaya co-gaming atau bermain gim bersama. Di era di mana mobile gaming dan PC gaming semakin marak, konflik kecil semacam ini kerap menjadi sumber ketegangan rumah tangga yang tidak perlu.

Putusan Hodgman menggarisbawahi satu hal: selama kebiasaan pasangan tidak merugikan secara langsung, maka toleransi adalah kunci. Penelitian tentang efek layar sebelum tidur memang masih terbelah, tetapi memaksakan standar hidup yang sama kepada orang lain tanpa dasar yang kuat jelas bukan solusi.

Hodgman sendiri bukan sosok yang asing dengan dunia gim. Ia sempat rutin melakukan streaming permainan SimCity 2013 hingga baru-baru ini. Kredibilitasnya sebagai pemain PC aktif membuat vonisnya sulit diganggu gugat, kendati ada satu catatan kecil: Hodgman kerap mempromosikan merek kasur di podcast-nya, yang secara teori bisa dianggap konflik kepentingan dalam kasus yang berhubungan dengan tempat tidur.

Keputusan lengkap persidangan unik ini dapat disaksikan di kanal YouTube resmi atau didengarkan melalui podcast Judge John Hodgman. Bagi pasangan yang sedang berdebat soal kebiasaan bermain gim, putusan ini bisa menjadi rujukan ringan sebelum memulai argumen berikutnya.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: pcgamer.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top