PANDEGLANG — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata bahari di ujung barat Pulau Jawa. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menggelar kompetisi memancing ikan besar yang mempertemukan komunitas pemancing dari berbagai daerah dengan potensi pesisir Pandeglang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Budi Suhardiman Januardi, menyebut potensi bahari di daerahnya masih jauh dari optimal. Padahal, garis pantai yang dimiliki kabupaten ini mencapai 307 kilometer, salah satu yang terpanjang di Provinsi Banten.
"Potensi ini harus bisa dimanfaatkan secara optimal melalui berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata," ujar Budi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Kompetisi yang berlangsung di perairan Selat Sunda ini bukan sekadar ajang mencari tangkapan terbesar. Kegiatan tersebut dirancang sebagai sport tourism yang menggabungkan kompetisi, promosi wisata, dan kampanye kelestarian sumber daya laut.
Chief Operating Officer Tanjung Lesung, Ivonne Anggraini, mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi kedua setelah sebelumnya sukses digelar pada 2023. Pihaknya berharap ajang serupa bisa kembali digelar dengan skala yang jauh lebih besar.
"Semoga ke depan event ini bisa kembali digelar dengan skala yang lebih besar. Tentunya, masukan-masukan dari penyelenggaraan tahun ini bakal menjadi pembelajaran agar jackpot pada event selanjutnya bisa lebih besar lagi," kata Ivonne.
Pengembangan sport fishing di Tanjung Lesung diyakini akan semakin bergairah seiring dengan membaiknya aksesibilitas menuju kawasan tersebut. Budi menyebut operasional jalan tol yang segera berjalan akan memangkas waktu tempuh secara signifikan.
"Apalagi, dengan segera beroperasinya jalan tol, akses menuju kawasan ini akan semakin mudah, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara," ujarnya.
Kemudahan akses ini dinilai krusial. Selama ini, jarak tempuh dari Jakarta ke Tanjung Lesung kerap menjadi kendala utama bagi wisatawan yang ingin menghabiskan akhir pekan di kawasan pesisir Pandeglang.
Director Tanjung Lesung sekaligus Ketua Penyelenggara, Kunto Wijoyo, menambahkan bahwa ajang ini juga menjadi ruang bagi komunitas mancing untuk menyalurkan hobi mereka. Tanjung Lesung dinilai punya spesifikasi yang cocok untuk memancing ikan-ikan besar.
"Harapannya, Tanjung Lesung bisa menjadi pilihan bagi para komunitas ketika ingin memancing ikan-ikan besar, sekaligus menikmati keindahan wisata bahari yang ada di sini," tambah Kunto.
Tokoh muda Pandeglang Selatan, Ade Asnawi, berharap pengembangan sport fishing ini berjalan seiring dengan peningkatan populasi ikan dan keterlibatan masyarakat setempat. Kolaborasi antar pemangku kepentingan disebutnya menjadi kunci agar Tanjung Lesung mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional sebagai destinasi sport fishing.