BANTEN — Polytron memperpanjang strategi penurunan harga untuk kendaraan listrik roda dua pada 2026. Melalui program subsidi langsung, merek lokal ini memangkas banderol sejumlah model di keluarga Fox Series hingga Rp7 juta. Langkah ini menyasar konsumen perkotaan yang mencari kendaraan harian dengan biaya operasional lebih rendah dibandingkan motor konvensional.
Fox 200 menjadi pintu masuk paling ekonomis ke lini motor listrik Polytron. Motor ini mengusung motor penggerak berdaya 1.500 watt dengan kecepatan puncak sekitar 70 km/jam. Baterainya berkapasitas 1,94 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 85 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Jarak tempuh tersebut dinilai cukup untuk aktivitas harian di perkotaan, seperti berangkat kerja, kuliah, atau sekadar berbelanja. Polytron memasarkan Fox 200 dengan harga promo mulai Rp12,1 juta, tetapi angka ini dapat berubah tergantung wilayah penjualan dan ketersediaan stok dealer.
Selain Fox 200, Polytron juga menyiapkan varian di atasnya bagi konsumen yang membutuhkan performa lebih. Fox 350 dan Fox 500 hadir dengan karakter dan kemampuan berkendara yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas pengguna.
Ketiga model ini sama-sama masuk dalam program subsidi langsung yang diumumkan Polytron untuk 2026. Namun, spesifikasi teknis detail dan harga final masing-masing varian hanya dapat dipastikan melalui jaringan penjualan resmi Polytron.
Subsidi langsung yang ditawarkan Polytron berbeda dengan skema bantuan pemerintah. Potongan harga ini murni kebijakan produsen untuk meningkatkan adopsi kendaraan listrik di pasar domestik.
Konsumen diimbau untuk mengonfirmasi harga akhir di dealer resmi setempat. Selisih harga antarwilayah bisa terjadi karena perbedaan biaya distribusi, pajak daerah, atau program promosi tambahan dari pihak dealer. Pastikan juga ketersediaan unit dan layanan purna jual sebelum melakukan pembayaran.