ASDP Pastikan Nol Korban Jiwa Kebakaran KM Batumandi, Penumpang Didampingi

Penulis: Alfin Murtado  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:50:01 WIB
Petugas gabungan menangani kebakaran KM Batumandi di perairan Pelabuhan Merak, Banten.

BANTEN — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh penumpang dan awak KM Batumandi selamat dalam kebakaran di perairan Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026). Insiden yang terjadi saat kapal akan sandar itu berhasil ditangani pukul 21.02 WIB, dan kini perusahaan beralih ke pendampingan penumpang serta pemulihan layanan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyatakan evakuasi berjalan tanpa korban jiwa. Api yang muncul di dek atas kapal saat proses alun sandar sempat memicu kepanikan, namun petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian bergerak cepat. Penumpang yang membutuhkan perawatan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang telah bekerja cepat dan berkoordinasi dalam penanganan di lapangan," kata Heru dalam keterangan resmi, Rabu (21/10/2026).

Kronologi Api di Dek Kendaraan Kecil

KM Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB. Sekitar pukul 16.15 WIB, petugas darat melihat percikan api di bagian buritan, tepatnya pada dek atas yang dipakai mengangkut kendaraan kecil. Saat itu kapal berada di sekitar Pulau Merak Besar dan sedang mengarah ke Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menyebut proses penanganan melibatkan tim gabungan di lapangan. Seluruh penumpang dan awak dievakuasi dengan selamat sebelum api sepenuhnya dipadamkan lima jam kemudian.

Posko Merak dan Bakauheni untuk Penumpang

Pascaevakuasi, ASDP mendirikan posko koordinasi di Merak dan Bakauheni. Posko berfungsi memantau kebutuhan penumpang, mengoordinasikan pemulangan bagi yang sudah diperbolehkan pulang, serta memastikan informasi ke publik berbasis data terverifikasi.

"Fokus kami saat ini adalah memastikan penumpang yang membutuhkan bantuan mendapatkan penanganan yang sesuai, sekaligus mengawal seluruh proses tindak lanjut bersama instansi berwenang," ujar Heru.

Bagi penumpang yang telah diizinkan pulang, ASDP memfasilitasi proses pemulangan agar perjalanan kembali berlangsung aman dan lancar.

Antisipasi Penyesuaian Operasional Merak-Bakauheni

ASDP memantau kondisi layanan penyeberangan lintas Merak-Bakauheni untuk mengantisipasi dampak insiden, termasuk kemungkinan penyesuaian pola operasi. Pengguna jasa diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan memeriksa informasi resmi sebelum berangkat.

"Kami memahami bahwa kejadian ini turut menjadi perhatian masyarakat dan pengguna jasa. Karena itu, kami memastikan penanganan pascainsiden berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelancaran layanan penyeberangan," jelas Windy.

Lintas Merak-Bakauheni merupakan salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia, penghubung utama arus penumpang dan logistik antara Jawa dan Sumatera. Gangguan di jalur ini berpotensi memicu antrean kendaraan di kedua pelabuhan, sehingga kecepatan pemulihan operasional menjadi kunci.

ASDP menegaskan keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap layanan penyeberangan. Perusahaan juga berkomitmen mengawal seluruh proses tindak lanjut insiden bersama instansi terkait.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top