BANTEN — Jorge Martin masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2026, tetapi Marc Marquez terus menempel ketat menjelang ronde ke-18 di Sirkuit Phillip Island akhir pekan ini. GP Australia edisi kali ini menjadi penentu arah perburuan gelar juara dunia yang makin sulit diprediksi.
Phillip Island menjadi tuan rumah GP Australia untuk terakhir kalinya sebelum balapan dipindahkan ke sirkuit jalan raya Adelaide tahun depan. Sirkuit yang terletak di pinggir pantai itu punya karakter anti-clockwise dengan tikungan cepat yang menuntut kelincahan dan performa motor di atas rata-rata.
Martin masih berada di puncak klasemen sementara, namun Marquez tak memberi jarak berarti. Keduanya saling menempel di papan klasemen, membuat persaingan menuju akhir musim kian terbuka.
Marco Bezzecchi datang dengan modal berharga setelah memenangi balapan utama GP Indonesia di Mandalika dua pekan lalu. Meski begitu, Bezzecchi masih butuh kerja keras untuk mendekati Martin dan Marquez yang tetap menjadi unggulan teratas.
Phillip Island punya satu variabel yang kerap mengacaukan perhitungan tim: cuaca yang sulit diprediksi. Angin kencang dan suhu udara dingin menjadi dua hal yang wajib diwaspadai para pembalap sepanjang akhir pekan.
Karakter sirkuit yang menuntut kecepatan di tikungan membuat pembalap harus pintar mengatur ritme sejak sesi latihan bebas. Kesalahan kecil di tikungan cepat bisa berujung mahal.
Selain kelas MotoGP, Phillip Island juga menggelar balapan Moto3 dan Moto2. Dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di Moto3 dan Mario Aji di Moto2, kembali turun di tengah persaingan sengit menjelang akhir musim.
Kehadiran keduanya menambah daya tarik tersendiri bagi penggemar balap Tanah Air yang ingin melihat aksi mereka di lintasan internasional.