BANTEN — Bentley menyiapkan Supersports Convertible generasi keempat sebagai satu-satunya convertible mewah berpenggerak roda belakang di jajarannya. Model ini melanjutkan tradisi Continental Supersports terbuka yang sudah ada sejak generasi pertama, dengan bobot diperkirakan sekitar 4.700 pon atau 2.130 kilogram. Produksi kemungkinan dibatasi 500 unit, mengikuti versi coupe yang sudah sold out.
Bentley memastikan Supersports tidak berhenti di versi coupe. Prototipe Supersports Convertible tertangkap kamera dengan atap terbuka, membawa serta seluruh paket aerodinamika serat karbon dan spoiler belakang besar yang sama seperti versi atap tertutup. Bagi Bentley, melanjutkan varian terbuka ini bukan keputusan baru — dua generasi Continental Supersports sebelumnya juga tersedia dalam bentuk convertible.
Generasi pertama Continental Supersports menjadi salah satu mobil paling menarik dekade 2000-an. Bentley mengambil GT coupe besar dan membuatnya sekasar mungkin, dengan sejumlah langkah pengurangan bobot mengejutkan dan perubahan rekayasa era Piëch. Versi convertible-nya memang terasa janggal — atap terbuka mengurangi penghematan bobot dan sedikit mengorbankan karakter sporty — tapi justru di situlah daya tariknya.
Kursi belakang tetap dipertahankan pada versi terbuka, berbeda dari coupe yang memangkasnya. Generasi pertama bahkan sempat menawarkan jok bucket serat karbon pinjaman dari Bugatti Veyron di baris depan. Detail semacam ini yang membuat Supersports convertible hanya masuk akal bagi pembeli dengan selera tertentu.
Supersports coupe generasi keempat tercatat lebih ringan 300 pon dari Continental GT bermesin V8 lama, dan sekitar 1.100 pon lebih ringan dari Conti GT plug-in hybrid saat ini. Angka itu kemungkinan besar bertahan hampir sama pada versi convertible. Artinya Supersports terbuka bakal berada di kisaran 4.700 pon, atau sekitar 1.400 pon lebih berat dari Porsche 911 GT3 S/C — pembanding terdekat yang tersedia.
Bentley menyebut coupe Supersports sebagai mobil teringan mereka dalam 85 tahun dan Continental berpenggerak roda belakang pertama sejak era 1990-an. Varian terbuka akan mewarisi hampir seluruh paket teknis tersebut, termasuk bodi serat karbon dan sistem knalpot quadruple yang disebut bakal menghasilkan suara khas.
Dari foto prototipe, perbedaan utama Supersports Convertible hanya pada atap. Bodykit serat karbon yang agresif dan spoiler belakang menonjol tetap ada, dan keduanya disebut punya manfaat aerodinamika serta performa nyata, bukan sekadar hiasan. Velg palang Y yang terpasang terlihat cukup biasa untuk mobil sekelas ini.
Jok depan bersandar serat karbon ikut terbawa ke versi terbuka. Meski area kabin belakang tertutup selubung pada prototipe, kursi baris kedua dipastikan masih ada — mempertahankan formula empat tempat duduk yang jadi ciri Supersports convertible sejak awal.
Bentley hanya memproduksi 500 unit Supersports coupe, dan seluruhnya ludes dalam beberapa bulan setelah model itu diperkenalkan. Dengan pola permintaan seperti itu, besar kemungkinan kuota varian convertible disamakan. Belum ada keterangan resmi soal harga maupun jadwal peluncuran.
Bagi konsumen yang mencari convertible mewah besar dengan karakter dinamis dan sensasi berkendara yang menggigit, Supersports terbuka ini praktis tidak punya pesaing langsung di pasar global. Kombinasi penggerak roda belakang, bobot relatif ringan untuk ukurannya, dan atap terbuka menempatkannya di ceruk yang sangat sempit — persis seperti generasi-generasi sebelumnya.