BANTEN — Liburan akhir pekan tak harus mahal bagi pengguna KRL Commuter Line. Kawasan sekitar Stasiun Mangga Besar menyimpan sejumlah destinasi bersejarah yang bisa dijelajahi tanpa tiket masuk. Berikut pilihan tempatnya untuk itinerary hemat kamu.
Stasiun Mangga Besar berada di perbatasan Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, posisi yang memudahkan penumpang KRL menjangkau kawasan Kota Tua. Sebagian besar daya tariknya berupa ruang publik terbuka, jadi kamu hanya perlu menyiapkan saldo kartu perjalanan dan alas kaki nyaman. Berikut lima titik yang bisa dimasukkan ke rencana jalan-jalan akhir pekan.
Kawasan ini menjadi jantung sejarah kolonial Belanda di ibu kota dan bisa dinikmati tanpa membayar tiket masuk. Gedung-gedung tua peninggalan abad ke-17 berdiri megah di sepanjang area, cocok untuk berfoto atau sekadar berjalan santai. Atraksi seni jalanan kerap muncul di area pedestrian yang luas. Datanglah sore hari menjelang matahari terbenam agar cuaca tidak terlalu terik.
Alun-alun berbatuan antik ini dikelilingi bangunan ikonik seperti Museum Fatahillah dan Museum Wayang. Duduk menikmati suasana tidak dipungut biaya, begitu pula menyaksikan pertunjukan musik angklung dari seniman jalanan. Sewa sepeda ontel warna-warni memang berbayar, tapi melihat para pesepeda melintas tetap gratis. Akhir pekan biasanya ramai oleh komunitas kreatif yang berkumpul di sini.
Gedung bekas Balai Kota Batavia (Stadhuis) yang dibangun pada 1710 ini menyimpan jejak panjang kolonisasi Belanda. Tiket masuk museum memang terjangkau, namun halaman depan dan kawasan sekitarnya tetap jadi magnet wisata edukasi publik. Pilar-pilar besar bergaya klasik di bagian depan gedung jadi latar favorit pemburu foto bernuansa vintage.
Sebagian besar area wisata di sekitar Kota Tua berupa pedestrian, sehingga menjelajah dengan berjalan kaki jadi pilihan paling masuk akal. Rute ini gratis dan menghubungkan banyak titik bersejarah dalam satu kali perjalanan. Pastikan kamu memakai sepatu yang nyaman karena jarak tempuhnya cukup jauh.
Selain bangunan tua, kawasan ini punya ruang terbuka hijau yang menenangkan untuk melepas penat setelah seharian berkeliling. Tempatnya ramah kantong karena tidak memungut biaya masuk. Cocok dijadikan titik istirahat sebelum melanjutkan perjalanan pulang naik KRL.
Pastikan saldo Kartu Multi Trip (KMT) atau uang elektronik mencukupi supaya tidak terjebak antrean panjang di loket stasiun. Bawa barang bawaan secukupnya dan tetap waspada, karena kawasan wisata publik biasanya ramai pengunjung.
Lima destinasi di atas bisa dikunjungi dalam satu hari dengan modal tiket KRL dan alas kaki yang nyaman. Selain banyak spot foto menarik, tempat-tempat ini juga menyimpan nilai sejarah yang sayang dilewatkan.