Jakarta Job Fair 2026 di GOR Senen: 37 Perusahaan Buka 2.000 Lowongan, Hybrid hingga Jumat Besok

Penulis: Vikri Alfandi  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 11:54:31 WIB
Ribuan pencari kerja memadati GOR Senen dalam Jakarta Job Fair 2026 yang menawarkan 2.000 lowongan.

BANTEN — Ribuan pencari kerja memadati GOR Senen, Jakarta Pusat, sejak Kamis pagi. Mereka datang membawa map berisi CV dan ijazah, berharap mendapatkan panggilan kerja dari 37 perusahaan yang berpartisipasi di Jakarta Job Fair 2026. Bursa kerja ini masih akan berlangsung hingga Jumat (5/6/2026) pukul 15.00 WIB.

Acara ini digelar secara hybrid oleh Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Pusat. Pencari kerja bisa datang langsung ke lokasi atau mengirimkan lamaran secara online.

2.000 Lowongan dari 37 Perusahaan: Otomotif hingga Ritel Mendominasi

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Pusat, Qomari Noorrizki, menyebutkan mayoritas lowongan berasal dari lima sektor utama. Perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, perhotelan, kuliner, jasa, dan ritel menjadi penyedia formasi terbanyak.

"Siapkan saja CV-nya, isi informasi yang terbaik sesuai dengan kriteria lowongan. Cantumkan pengalaman dia kalau punya pengalaman, pendidikannya seperti apa," ujar Qomari saat ditemui di lokasi, Kamis.

Dua Cara Daftar: Datang Langsung atau Online

Pencaker yang ingin mendaftar secara offline bisa datang ke GOR Senen, Jakarta Pusat, pada pukul 10.00-15.00 WIB. Bagi yang tidak bisa hadir, opsi daring tetap tersedia. Qomari menegaskan, pengalaman kerja menjadi poin penting yang harus dicantumkan secara lengkap di CV.

"Pencari kerja masih bisa datang ke job fair sampai Jumat besok," kata dia.

Jadwal Job Fair 2026: Hanya Dua Kali, Tapi Online Tersedia Sepanjang Tahun

Sekretaris Dinas Tenaker, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Dani Sudrajat, mengungkapkan bahwa kegiatan job fair di Jakarta Pusat pada 2026 hanya digelar dua kali. Setelah edisi Juni ini, bursa kerja berikutnya dijadwalkan pada September 2026.

Pengurangan jumlah ini disebabkan faktor anggaran APBD. "Jadi tahun ini memang lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Kami berupaya melakukan creative financing, tidak hanya dari sektor APBD saja," tutur Dani.

Meski acara offline lebih jarang, bursa kerja online tetap berjalan hampir sepanjang tahun. DKI Jakarta bekerja sama dengan platform Pasar Kerja (Pasker) dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk memfasilitasi pencari kerja secara digital.

Tips dari Kepala Suku Dinas: Siapkan CV Spesifik untuk Setiap Lowongan

Qomari mengingatkan agar pencaker tidak asal melamar. CV harus disesuaikan dengan kriteria perusahaan yang dituju. Informasi pendidikan dan pengalaman kerja ditulis secara jujur dan lengkap. "Isi informasi yang terbaik sesuai dengan kriteria lowongan," ujarnya.

Bagi yang belum sempat datang hari ini, Jumat (5/6/2026) masih menjadi kesempatan terakhir untuk bertemu langsung dengan perwakilan HRD dari 37 perusahaan.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: megapolitan.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top