TANGERANG — Bandara Internasional Soekarno-Hatta memajukan jadwal perpindahan layanan keberangkatan jamaah umrah tahap ketiga ke Terminal Khusus 2F. General Manager Bandara Soetta Heru Karyadi menyatakan langkah ini diambil setelah evaluasi tahap pertama pada 1 Juli 2026 menunjukkan hasil yang baik.
"Seluruh pemangku kepentingan mampu berkolaborasi secara optimal. Penyesuaian jadwal tahap berikutnya dapat dilakukan dengan tetap mengutamakan kesiapan operasional dan kualitas pelayanan," kata Heru di Tangerang, Rabu.
Heru menjelaskan percepatan ini didasarkan pada Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026. Berikut rincian tahapan perpindahan yang telah disepakati:
Dengan jadwal baru ini, total 10 maskapai internasional akan melayani penerbangan umrah dari Terminal Khusus 2F dalam waktu kurang dari dua pekan.
Heru menambahkan percepatan tahap ketiga dari jadwal semula 15 Juli 2026 menjadi 10 Juli 2026 dimungkinkan setelah koordinasi intensif dengan regulator, maskapai, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), dan ground handling. "Kami terus memperkuat koordinasi bersama seluruh stakeholder agar proses transisi berjalan lancar," ujarnya.
Pihak bandara menilai kelancaran tahap pertama menjadi dasar untuk mempercepat penyelesaian proses perpindahan operasional. "Tujuan utamanya menghadirkan layanan yang semakin nyaman, tertib, dan efisien bagi seluruh jamaah sejak tiba di bandara hingga keberangkatan menuju Tanah Suci," ungkap Heru.
Dengan percepatan ini, jamaah umrah rombongan yang menggunakan maskapai dari kawasan Timur Tengah dan Asia akan langsung mendapatkan layanan terpadu di Terminal 2F tanpa perlu transit di terminal lain. Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan guna mendukung penyelenggaraan ibadah umrah yang aman dan nyaman.