Kabupaten Tangerang Juara Umum MTQ Banten Lima Kali Beruntun, Kafilah Siap ke Tingkat Nasional

Penulis: Wisnu Wardana  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 19:14:56 WIB
Kafilah Kabupaten Tangerang menerima piala juara umum MTQ Provinsi Banten untuk kelima kalinya secara berturut-turut.

TANGERANG — Kafilah Kabupaten Tangerang memastikan diri sebagai yang terbaik di ajang MTQ Provinsi Banten setelah mengumpulkan nilai tertinggi dari seluruh cabang perlombaan. Pencapaian ini sekaligus menegaskan dominasi daerah tersebut sejak edisi XIX hingga XXIII.

Pembinaan Intensif Hampir Setahun Penuh

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyebut keberhasilan ini bukan kebetulan. "Selama hampir satu tahun mereka menjalani pembinaan secara intensif dan mematangkan persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Banten. Alhamdulillah, kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan kembali mempertahankan gelar juara umum," ujarnya di Tangerang, Jumat (10/7).

Menurut Maesyal, proses pembinaan melibatkan pelatih, ulama, dan dukungan penuh dari orang tua serta masyarakat. Ia menekankan bahwa prestasi ini memiliki makna lebih dari sekadar piala. "Yang jauh lebih penting adalah bagaimana semangat MTQ mampu semakin membumikan Al-Qur'an di tengah masyarakat, memperkuat syiar Islam, serta mendorong generasi muda untuk mencintai, memahami, mengamalkan, dan menghafalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," paparnya.

Target Nasional: Masuk Lima Besar

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah yang hadir dalam penutupan MTQ mengapresiasi konsistensi Kabupaten Tangerang. Ia berharap momentum ini bisa mendorong peningkatan kualitas qari dan qariah di tingkat provinsi. "Kuncinya MTQ itu sebetulnya untuk melatih, untuk latihan. Maka perbanyak festival membaca Al-Qur'an. Semakin banyak festival, semakin banyak orang berlatih. Mudah-mudahan nanti MTQ nasional kita bisa lima besar," kata Dimyati.

Wagub juga menyoroti pentingnya peran ulama di tengah derasnya arus teknologi dan budaya asing. "Peran ulama di sini yang paling utama adalah membina dan mendidik anak-anak kita menjadi anak-anak yang Qur'ani. Jangan sampai ke depan anak-anak kita tidak bisa membaca Al-Quran karena saking modernnya teknologi dan masuknya budaya asing," tuturnya.

Muatan Lokal Pendidikan Al-Qur'an Didorong

Dimyati mendorong pemerintah kabupaten/kota di Banten untuk memasukkan pendidikan Al-Qur'an sebagai muatan lokal. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, ulama, pemangku kepentingan, dan media menjadi kunci menjaga keberlangsungan pendidikan Al-Qur'an bagi generasi muda.

Sementara itu, Bupati Maesyal menargetkan kafilah terbaik Kabupaten Tangerang yang akan mewakili Provinsi Banten di MTQ Nasional bisa tampil maksimal. "Kami berharap para kafilah Kabupaten Tangerang yang nantinya mewakili Provinsi Banten pada MTQ Nasional dapat tampil maksimal, memberikan prestasi terbaik, serta mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional," pungkasnya.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top