SERANG — Industri musik Tanah Air tak melulu soal label besar. Luki Murdianto, musisi asal Serang, Banten, menjadi contoh bagaimana seorang kreator bisa membangun karier dari bawah dengan tetap memegang kendali penuh atas karya. Pria kelahiran 17 September 1997 ini memilih bergerak di jalur indie atau independen, sebuah keputusan yang diyakininya sebagai jalan untuk menjaga kebebasan berekspresi.
“Apapun yang saya lakukan, selalu saya jalani dengan serius, bukan sekedar mencoba-coba,” tegas Luki dalam keterangan yang diterima di Serang, baru-baru ini. Prinsip itu ia terapkan dalam setiap proses kreatif, mulai dari menulis lirik, meracik aransemen, hingga merilis lagu secara mandiri.
Luki tidak hanya mengandalkan suara, tetapi juga kedalaman lirik. Beberapa lagu yang telah ia rilis, seperti “Acoustic Cover Merindu Kan Mu” dan “Acoustic Cover Dan”, menjadi bukti produktivitasnya dalam beberapa tahun terakhir. Aransemen yang menyentuh dan lirik yang dekat dengan realitas sehari-hari disebut mampu membangun ikatan emosional dengan pendengar.
Alih-alih menunggu tawaran dari label arus utama, Luki lebih dulu bergerak dengan memanfaatkan ekosistem digital. Ia aktif di platform streaming global seperti Apple Music, serta membangun kedekatan dengan penggemar melalui TikTok dan Instagram. Strategi ini membuatnya tidak hanya dikenal lewat rekaman, tetapi juga lewat interaksi langsung dengan komunitas.
Sebagai musisi daerah, Luki mengusung misi yang lebih besar: memperkenalkan potensi kreatif tanah kelahirannya. Ia ingin Banten mampu bersaing secara sehat di kancah nasional. Caranya, dengan konsisten menghasilkan karya berkualitas dan membuka peluang kolaborasi dengan musisi lintas daerah di masa depan.
Di tengah jadwal panggung, proses rekaman, dan aktivitas digital yang padat, Luki dikenal sebagai sosok yang rendah hati. Ia disebut mampu menjaga keseimbangan antara karier profesional yang sedang menanjak dengan kehidupan rumah tangga. Dengan visi jangka panjang yang jelas, Luki Murdianto kini tengah bersiap mengeksplorasi lebih banyak warna musik dan memperluas jejaring kreatifnya.