SERANG — Empat cabang lomba dipertandingkan dalam ajang yang berlangsung sejak pagi hari tersebut. Panitia membuka empat kategori: Lomba Cerdas Cermat Umum beregu (tiga peserta per tim), Lomba Mewarnai untuk anak maksimal 12 tahun, serta Lomba Adzan dan Lomba Murotal yang masing-masing diperuntukkan bagi peserta usia 7 hingga 12 tahun.
Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 14 hingga 18 Juli 2026. Antusiasme warga sekitar terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar, meskipun panitia tidak merinci angka pastinya. Selain memperebutkan gelar juara, panitia juga menyiapkan doorprize bagi seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi.
Ketua KKM Kelompok 46, Muhammad Fadly Prasetya, membuka kegiatan secara resmi dengan pembacaan lafaz Bismillahirrahmanirrahim dan tiga kali ketukan palu. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi.
"Lomba hari ini bukan hanya untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi juga untuk belajar berani, percaya diri, sportif, dan menjalin persahabatan. Menang atau kalah adalah hal yang biasa, yang terpenting adalah berani mencoba dan menikmati setiap kegiatan," ujar Fadly di hadapan peserta dan tamu undangan.
Fadly menambahkan, kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter. Anak-anak diajak untuk berani tampil, percaya diri, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas sejak usia dini. Ia juga berharap pengalaman berlomba bisa menumbuhkan semangat belajar dan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan.
"Semoga acara ini berjalan dengan lancar, meriah, dan membawa kebahagiaan bagi kita semua. Saya mengucapkan selamat berlomba kepada seluruh peserta. Tunjukkan semangat, tetap sportif, dan jangan lupa selalu ceria," tambahnya.
KKM Kelompok 46 Universitas Primagraha menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan dan pembinaan karakter. Program ini sejalan dengan visi Serang Cerdas dan Serang Mengaji yang diusung dalam pelaksanaan KKM universitas.
Melalui lomba ini, para mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter religius, kreatif, percaya diri, dan berakhlak mulia. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut pada periode KKM mendatang.