BANTEN — Opera resmi mengumumkan dua fitur baru untuk browser desktop Opera One pada hari ini, Kamis (20/2). Pembaruan ini menyasar dua aspek yang sering dikeluhkan pengguna setia browser alternatif: manajemen tab yang lebih rapi dan kemampuan pencarian visual yang lebih mulus.
Fitur pertama adalah Vertical Tabs, sebuah opsi tata letak yang menggantikan deretan tab horizontal di bagian atas browser dengan panel samping yang bisa di-resize. Dalam panel ini, setiap tab menampilkan favicon situs dan, yang lebih penting, judul lengkap halaman.
"Saat menggunakannya, Anda bisa melihat favicon tab, dan yang paling penting, judul lengkapnya — sehingga memudahkan Anda mengidentifikasi setiap tab," tulis Opera dalam pengumuman resminya di blog perusahaan.
Pengguna bisa memilih antara tampilan judul penuh atau ikon saja (icon-only view) untuk menghemat ruang layar. Fitur ini bisa diaktifkan lewat menu Settings > Browser > Tabs. Langkah ini menempatkan Opera One sejajar dengan browser lain yang lebih dulu mengadopsi tren tab vertikal, seperti Microsoft Edge dan Vivaldi.
Pembaruan kedua adalah perluasan integrasi Google Lens yang sudah ada sebelumnya. Kini, ikon Google Lens tertanam langsung di bilah pencarian pada halaman utama Opera One. Dengan sekali klik, pengguna bisa membuka dialog pencarian gambar.
Dialog tersebut menerima input gambar dari berbagai sumber: unggah file dari komputer, seret-dan-lepas, tempel dari clipboard, atau memasukkan URL gambar. Hasil pencarian akan muncul di tab yang sama, tanpa perlu membuka jendela baru. Opera menyebut langkah ini sebagai upaya membuat fitur "lebih mudah diakses dan fungsinya diperluas."
Sebelumnya, Google Lens di Opera One hanya bisa diakses melalui menu konteks atau ikon di bilah alat. Dengan penempatan di bilah pencarian, fitur ini menjadi lebih intuitif bagi pengguna yang sering melakukan riset visual — seperti mencari produk, landmark, atau teks dalam gambar.
Kedua fitur ini sudah tersedia untuk semua pengguna Opera One versi desktop, tanpa perlu mengaktifkan mode beta atau eksperimental. Pengguna bisa langsung mengunduh pembaruan browser atau melakukan restart jika browser sudah terpasang.
Bagi pengguna Indonesia yang terbiasa bekerja dengan banyak tab — misalnya jurnalis, peneliti, atau pengelola media sosial — tab vertikal bisa menjadi solusi untuk mengurangi kekacauan visual di layar. Sementara itu, integrasi Google Lens yang lebih dalam sangat berguna saat melakukan riset produk atau verifikasi gambar tanpa harus membuka tab Google Images secara terpisah.
Opera belum mengungkapkan apakah fitur serupa akan hadir di Opera GX atau versi mobile dalam waktu dekat. Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui blog resmi Opera.