BANTEN — SpaceX mencatat dua hasil berbeda dalam uji terbang Starship ke-13 yang berlangsung Jumat lalu. Di satu sisi, roset raksasa itu sukses menyebarkan satelit Starlink generasi ketiga (V3) untuk pertama kalinya. Di sisi lain, booster Super Heavy kembali gagal saat simulasi pendaratan di Teluk Meksiko dan meledak setelah menghantam air lebih cepat dari perkiraan.
Ini adalah kali pertama satelit Starlink V3 dibawa ke luar angkasa. Menurut SpaceX, kemampuan downlink 60 satelit baru ini setara dengan “potensi peningkatan dua puluh kali lipat” dibandingkan yang diterbangkan oleh satu roket Falcon 9.
Namun satelit-satelit itu belum mencapai orbit Bumi. Sekitar 20 menit setelah dilepaskan, semuanya terbakar habis di atmosfer. Meski begitu, SpaceX mengaku bisa berkomunikasi dengan seluruh satelit selama masih di luar angkasa — sebuah kemajuan bagi program yang menjadi satu-satunya lini bisnis menguntungkan perusahaan saat ini.