TANGERANG — Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meresmikan Muallaf Center MUI Kabupaten Tangerang di sela tasyakuran Milad ke-51 MUI, Selasa (28/7) malam. Peresmian ini sekaligus menandai komitmen pemerintah daerah dalam membina masyarakat religius.
Maesyal Rasyid menyebut Muallaf Center akan menjadi rumah pembinaan yang penuh kasih sayang bagi para muallaf. Ia berharap fasilitas ini mampu memberikan pendampingan, edukasi, serta penguatan keimanan agar para muallaf menjadi pribadi yang istiqamah, mandiri, dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Muallaf Center ini diharapkan menjadi rumah pembinaan yang penuh kasih sayang serta mempererat ukhuwah Islamiyah bagi para muallaf,” ujar Maesyal dalam sambutannya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Tangerang mengapresiasi peran MUI Kabupaten Tangerang yang selama lebih dari lima dekade dinilai konsisten membimbing umat, menjaga akidah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjaga harmoni di tengah masyarakat. Tema Milad ke-51 tahun ini adalah “Konsisten Berkhidmat untuk Umat, Mengawal Moralitas Bangsa Menuju Tangerang Semakin Gemilang”.
Menurut Maesyal, tema tersebut mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan akhlak, moral, karakter, dan spiritual masyarakat.
Maesyal menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen membangun masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai religius. Ia mencontohkan salah satu indikator keberhasilan pembinaan keagamaan adalah prestasi Kabupaten Tangerang yang meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten selama lima tahun berturut-turut.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, MUI, pondok pesantren, lembaga pendidikan Islam, guru ngaji, kiai, dan masyarakat dalam membina generasi Qurani. Maesyal juga mengajak para orang tua untuk terus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini sebagai bekal membentuk generasi yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah.