BANTEN — Pasar saham London membukukan pencapaian baru di tengah tekanan harga energi global. Indeks FTSE 100 menembus level tertinggi sepanjang masa secara intraday, menyentuh angka 10.945 poin. Momentum ini terjadi berbarengan dengan kenaikan harga minyak mentah dunia yang turut mendongkrak sektor energi.
Setidaknya tiga emiten besar menjadi penopang utama reli FTSE 100. Standard Chartered melesat setelah merilis laporan keuangan yang melampaui ekspektasi analis. Sektor perbankan memang tengah mendapat angin segar dari suku bunga tinggi yang masih bertahan di Inggris.
Rio Tinto, raksasa pertambangan global, turut mengumumkan kenaikan dividen dan program pembelian kembali saham (buyback). Langkah ini disambut positif investor sebagai sinyal kepercayaan manajemen terhadap prospek bisnis ke depan. Reckitt Benckiser, produsen barang konsumen, juga mencatatkan hasil penjualan yang solid.
Kenaikan harga minyak mentah menjadi katalis tambahan bagi bursa London. Sejumlah saham perusahaan energi seperti BP dan Shell ikut menghijau, mendorong indeks lebih tinggi. Kondisi ini kontras dengan tekanan yang dirasakan konsumen di Indonesia akibat kenaikan harga BBM non-subsidi beberapa waktu lalu.
Pasar saham Inggris memang memiliki komposisi yang unik—didominasi oleh perusahaan pertambangan, energi, dan perbankan multinasional. Alhasil, kenaikan harga komoditas global justru menjadi berkah bagi FTSE 100, berbeda dengan dampaknya terhadap daya beli masyarakat di negara pengimpor minyak.
Capaian FTSE 100 ini menunjukkan bahwa investor masih optimistis terhadap prospek laba korporasi, meskipun tekanan inflasi dan suku bunga tinggi belum mereda. Rekor intraday di atas 10.945 poin mengalahkan level tertinggi sebelumnya yang tercatat pada awal tahun ini.
Para analis menilai, aksi korporasi seperti buyback dan kenaikan dividen menjadi sinyal kuat bahwa emiten yakin dengan fundamental bisnis mereka. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa reli ini masih rentan terhadap gejolak harga energi dan kebijakan moneter bank sentral Inggris ke depan.