TANGERANG SELATAN — Muhammad Raihan Azib Kurniawan bukan sekadar peserta dalam seleksi O2SN tingkat Provinsi Banten. Pelajar SMP Global Islamic School 2 (GIS2) Serpong itu keluar sebagai yang tercepat di dua nomor sekaligus, mengalahkan enam perenang lain dari delapan kota/kabupaten.
Raihan memastikan diri melaju ke putaran nasional setelah merebut medali emas nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 50 meter gaya bebas. Ajang O2SN tingkat nasional dijadwalkan berlangsung di 17-22 Agustus 2026.
Kesuksesan Raihan di Cilegon bukan kebetulan. Ia sudah menggeluti dunia renang sejak duduk di taman kanak-kanak. Kedua orang tuanya memperkenalkan olahraga ini bukan semata untuk kompetisi, melainkan sebagai basic life skill yang wajib dimiliki anak laki-laki.
"Senang banget bisa mewakili Provinsi Banten pada O2SN Nasional 2026. Pencapaian ini menjadi motivasi saya untuk bisa mengharumkan nama sekolah dan Banten. Saya juga berterima kasih untuk dukungan dari kedua orang tua serta sekolah. Mohon doanya," ungkap Raihan dalam keterangannya.
Perjalanannya sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Raihan mengaku berhenti berlatih selama kurang lebih dua tahun sebelum akhirnya kembali ke kolam renang dan disertakan dalam les renang hingga momen kualifikasi tahun ini.
Kepala SMP GIS2 Serpong, Guswika Bobitanto, menegaskan bahwa Raihan adalah contoh nyata siswa yang mampu menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik. Raihan tercatat memiliki rata-rata nilai 96,4 di kelasnya.
"Ini wadah pembuktian bagi siswa kami Raihan atas kerja keras yang ia curahkan setiap hari, serta memotivasinya untuk terus menembus batas kemampuannya. Apalagi ananda Raihan juga memiliki nilai akademis yang bagus dengan rata-rata nilai 96,4," kata Bobitanto.
Menurut Bobitanto, perolehan dua medali emas di tingkat Provinsi Banten merupakan bukti nyata bahwa siswa dapat unggul di dua bidang sekaligus. Pihak sekolah disebutnya akan terus mendukung dan mendoakan Raihan selama persiapan menuju O2SN nasional.
Dengan tiket nasional di tangan, Raihan kini fokus mempersiapkan diri menghadapi perenang-perenang terbaik dari seluruh Indonesia. Ia bertekad memberikan yang terbaik untuk membawa pulang prestasi tertinggi bagi Banten dan sekolahnya.
"Tentu dengan tekad agar olahraga yang saya gemari ini bisa mengukir prestasi, mengharumkan nama pribadi sekaligus membawa kebanggaan bagi sekolah di kancah nasional, khususnya melalui jalur non-akademis," ucap Raihan.