Kebakaran Pasar Sepinggan Balikpapan Hanguskan Tiga Blok, Pedagang Evakuasi Dagangan di Tengah Kepulan Asap

Penulis: Vikri Alfandi  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 11:50:31 WIB
Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api yang melahap tiga blok Pasar Sepinggan, Balikpapan.

BANTEN — Kebakaran yang mulai berkobar sekitar pukul 06.30 WITA itu dengan cepat membesar dan melahap lapak-lapak di tiga blok utama pasar. Muhammad Mustofa, anak dari salah satu pemilik kios konveksi yang terbakar, mengaku mendapat kabar duka tersebut sekitar pukul 07.00 WITA. "Lapak mamanya yang terbakar. Jualannya konveksi. Saya dikasih tahu sekitar jam 07.00 WITA," ujarnya singkat saat ditemui di lokasi.

Ledakan Disusul Kobaran Api di Blok F

Juru pemungut retribusi Pasar Sepinggan, Ahmad yang akrab disapa Bang Aron, menjadi saksi awal mula kebakaran. Ia mengaku baru tiba di kawasan pasar ketika peristiwa itu terjadi. "Begitu saya masuk sekitar jam 06.30 WITA, tiba-tiba langsung terdengar ledakan. Api sudah besar di Blok F," katanya.

Dari Blok F, api dengan cepat merambat ke blok-blok di sekitarnya. Bang Aron memperkirakan ada sekitar 12 petak kios di bagian atas pasar yang hangus terbakar. "Sementara yang terdampak Blok F, D, dan E. Kondisinya cukup parah. Di bagian atas ada sekitar 12 petak yang terbakar," jelasnya.

Warga Gotong Royong Selamatkan Barang Dagangan

Kepanikan sempat mewarnai proses evakuasi. Para pedagang yang kiosnya belum tersentuh api bergegas mengangkut barang dagangan ke area yang lebih aman. Warga sekitar turun tangan membantu memindahkan barang-barang milik pedagang yang terdampak.

Salah seorang pedagang, Rini, mengaku kaget saat mendengar kabar kebakaran. Ia langsung bergegas menuju pasar dari rumahnya yang cukup jauh. "Kaget, posisi kami lagi di rumah. Rumah jauh dari pasar. Pas datang buka toko, api sudah ada di dalam," ungkapnya. Meski sebagian barangnya berhasil diselamatkan, Rini tak kuasa menahan kesedihan karena toko di bagian belakang ludes terbakar. "Toko depan masih selamat, tapi toko belakang habis. Barang-barang dipindahkan dibantu warga," tuturnya.

Ketegangan Sempat Pecah di Tengah Proses Pemadaman

Proses pemadaman sempat diwarnai ketegangan. Sejumlah pedagang dan warga terlibat adu mulut dengan petugas pemadam kebakaran. Insiden itu dipicu semprotan air dari selang pemadam yang mengenai warga dan barang dagangan di sekitar lokasi, termasuk dagangan telur milik salah seorang pedagang.

Meski sempat terjadi cekcok, situasi berhasil dikondusifkan. Petugas melanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik api untuk mencegah kobaran kembali membesar. Hingga berita ini ditulis, puluhan personel pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di kompleks pasar tersebut.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasti kios yang terbakar maupun besaran kerugian akibat peristiwa tersebut. Penyebab pasti kebakaran juga masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Bang Aron mengaku belum dapat memastikan asal mula api. "Saya masih mencari informasi apakah dari kompor atau penyebab lain. Saya datang api sudah besar," ungkapnya.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: pusaranmedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top