Stok Pupuk Bersubsidi di Lebak Dipastikan Aman Hadapi Musim Kemarau, Realisasi Baru 23 Persen

Penulis: Wisnu Wardana  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:19:32 WIB
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, memastikan stok pupuk bersubsidi aman hingga akhir 2026 untuk mendukung gerakan tanam padi saat musim kemarau.

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak, Banten menjamin stok pupuk bersubsidi dalam kondisi aman dan melimpah hingga akhir 2026. Jaminan ini disampaikan menyusul pelaksanaan gerakan tanam padi yang berlangsung pada Agustus hingga September 2026 di tengah musim kemarau.

LEBAK — Kepala Distan Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar memastikan penyaluran pupuk bersubsidi di wilayahnya berjalan lancar tanpa hambatan. Hal ini menjadi modal penting untuk mendukung program swasembada pangan saat musim kemarau. Para petani disebutkan dapat dengan mudah memperoleh pupuk di kios-kios resmi yang telah ditunjuk.

"Kami menjamin stok pupuk bersubsidi melimpah hingga akhir 2026," kata Rahmat Yuniar dalam keterangannya di Lebak, Jumat.

Realisasi Penyerapan Pupuk Masih Rendah

Meski stok dinyatakan aman, data penyerapan pupuk hingga pertengahan Agustus 2026 masih menunjukkan angka yang relatif rendah. Dari total kuota pupuk urea sebesar 23.167 ton, realisasi yang tercatat baru mencapai 5.354 ton atau sekitar 23 persen.

Sementara itu, untuk pupuk NPK, dari kuota 25.449 ton yang disediakan, baru terealisasi 7.537 ton atau sekitar 30 persen. Adapun untuk pupuk organik, dari kuota 390 ton, realisasi penyerapan baru mencapai 20,50 ton atau sekitar 5 persen.

Rendahnya angka realisasi ini justru dinilai sebagai indikator bahwa ketersediaan pupuk sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan petani hingga akhir tahun. Distan Lebak memastikan sisa kuota yang besar akan tetap tersedia untuk mendukung kelancaran masa tanam.

Pengawasan Distribusi Diperketat Lewat RDKK

Untuk memastikan pupuk bersubsidi tepat sasaran, Distan Kabupaten Lebak terus melakukan pemantauan terhadap tata kelola distribusi di lapangan. Penyaluran pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan bagi petani yang telah terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan terhadap potensi penyelewengan yang kerap terjadi pada penyaluran pupuk bersubsidi. Dengan sistem yang terkontrol, diharapkan bantuan pemerintah ini benar-benar dinikmati oleh petani yang berhak.

"Kami meyakini persediaan pupuk bersubsidi relatif aman guna mendukung program swasembada pangan saat musim kemarau," jelas Rahmat Yuniar.

Dukungan untuk Gerakan Tanam Padi

Ketersediaan pupuk yang melimpah menjadi faktor krusial bagi keberhasilan gerakan tanam padi yang tengah digalakkan pada periode Agustus-September 2026. Para petani di Kabupaten Lebak diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian di tengah tantangan musim kemarau.

Distan Lebak berkomitmen menjaga kelancaran distribusi dan memastikan tidak ada kendala yang menghambat akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Pengawasan di tingkat kios dan kelompok tani akan terus diintensifkan selama masa tanam berlangsung.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top