Desil Kesejahteraan Berubah, Ratusan Warga Kota Kediri Kehilangan Bantuan Sosial

Penulis: Wisnu Wardana  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:06:31 WIB
Ratusan warga Kota Kediri kehilangan bantuan sosial setelah posisi desil kesejahteraan mereka berubah pada pemutakhiran data terbaru.

BANTEN — Kepala Dinsos Kota Kediri Imam Muttaqin mengatakan, keluhan tersebut muncul setelah warga mendapati bantuan yang sebelumnya rutin diterima tidak masuk pada pencairan terbaru. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui posisi desil kesejahteraan mereka berubah cukup signifikan.

"Rata-rata keluhannya pertama, Pak, bantuan bulan ini kok tidak cair. Setelah dicek ternyata desilnya lompat. Ada sekitar ratusan orang tapi tidak sampai 200 orang," ujarnya, Kamis (27/8).

Penyebab Perubahan Desil Masih Kabur

Dinsos Kota Kediri belum dapat memastikan penyebab perubahan desil pada masing-masing warga. Pemerintah daerah tidak memperoleh metadata yang menjelaskan indikator apa saja yang digunakan dalam proses pemeringkatan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kenapa bisa naik, indikator apa yang menyebabkan itu, tidak ada dan tidak diberikan kepada kita. Yang melakukan pemeringkatan itu BPS, jadi kita hanya meraba-raba," jelas Imam.

Alur Pengaduan dan Verifikasi Data

Warga yang merasa perubahan desil tidak sesuai dengan kondisi ekonominya dapat mengajukan keberatan. Laporan disampaikan melalui kelurahan setempat untuk kemudian diteruskan kepada Dinsos Kota Kediri.

Petugas akan melakukan verifikasi dengan membandingkan kondisi warga di lapangan dengan data yang dimiliki sebelumnya. Jika hasil verifikasi menunjukkan perlunya pembaruan data, Dinsos akan mengusulkan kembali data tersebut kepada Kemensos.

"Silakan lapor ke Dinas Sosial. Nanti kita usulkan lagi," kata Imam.

Proses Pemutakhiran Data Berjalan Berkala

Imam memperkirakan proses pengusulan hingga pembaruan data membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua bulan. Durasi tersebut bergantung pada tahapan pemutakhiran dan kebijakan dari Kemensos.

Pemutakhiran data kesejahteraan dilakukan secara berkala, umumnya sekitar tiga bulan sekali. Dengan pembaruan data terakhir pada Agustus, pemutakhiran berikutnya berpotensi dilakukan sekitar Oktober, meski jadwal tersebut masih dapat berubah.

Dinsos Kota Kediri telah menyosialisasikan mekanisme pengaduan ini melalui media sosial. Warga yang mengalami perubahan desil dan berdampak pada penerimaan bansos diminta segera melapor melalui kelurahan agar datanya dapat diverifikasi dan diusulkan kembali pada periode pemutakhiran berikutnya.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: harianbhirawa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top