BANTEN — Infinix Hot 70 dan Moto G57 Power 5G masuk daftar HP Rp3 jutaan yang layak dibeli menjelang akhir 2026, masing-masing dibanderol mulai Rp3,1 juta dan Rp3,8 juta. Keduanya menonjolkan baterai besar dan performa harian, dengan Hot 70 membawa baterai 6.000 mAh plus fast charging 45W. Pilihan ini cocok untuk pembeli yang butuh ponsel awet seharian tanpa menguras budget.
Infinix Hot 70 mengandalkan baterai 6.000 mAh yang diklaim awet seharian. Pengisian daya lebih cepat berkat Fast Charging 45W, dan ada fitur Bypass Charging yang berguna saat bermain game karena daya langsung dialirkan ke sistem tanpa membebani baterai.
Dapur pacunya memakai Helio G100 Ultimate dengan sistem operasi Android 16. Layarnya IPS LCD 6,78 inci beresolusi HD+ dan refresh rate 120Hz, cukup memadai untuk scrolling dan menonton konten.
Moto G57 Power 5G sudah mendukung jaringan 5G, membuatnya lebih siap untuk kebutuhan koneksi beberapa tahun ke depan. Varian RAM 8/256GB bisa diperluas lewat ekstensi hingga setara 16GB, sehingga multitasking dan gaming berjalan lebih lancar.
Kombinasi memori besar dan koneksi 5G ini membuat ponsel terasa responsif untuk aktivitas harian seperti scrolling media sosial dan bermain game ringan.
Infinix Hot 70 tersedia dalam dua varian harga: Rp3,1 juta untuk RAM 8/128GB dan Rp3,3 juta untuk RAM 6/256GB. Pembeli bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan penyimpanan atau budget.
Moto G57 Power 5G dibanderol mulai Rp3,8 juta hingga Rp3,86 juta. Selisih harga antarvarian relatif kecil, sehingga pembeli bisa mempertimbangkan kapasitas memori yang lebih besar.
Kedua ponsel menempatkan baterai sebagai nilai jual utama. Infinix Hot 70 unggul di kapasitas baterai dan kecepatan pengisian, sementara Moto G57 Power 5G menawarkan koneksi 5G dan memori yang bisa diperluas.
Untuk pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan atau bermain game dalam waktu lama, Hot 70 dengan Bypass Charging jadi opsi menarik. Sementara itu, Moto G57 Power 5G lebih pas bagi yang ingin ponsel siap jaringan 5G tanpa keluar dari kelas harga Rp3 jutaan.
Dua model ini membuktikan bahwa HP murah tidak harus mengorbankan daya tahan baterai. Pembeli yang mencari ponsel harian dengan baterai awet bisa menjadikan keduanya sebagai kandidat utama di akhir 2026.