KABUPATEN TANGERANG — Sebanyak 2.200 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tangerang menerima bantuan sosial program Jaminan Sosial Keluarga yang bersumber dari APBD Provinsi Banten. Penyerahan dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Rajeg, dengan 300 penerima asal Rajeg diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.
Gubernur Andra Soni menegaskan penyaluran tahap pertama ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam membantu warga. Ia juga memastikan proses penyaluran berjalan transparan tanpa pemotongan.
"Kami pastikan tidak ada satu rupiah pun potongan terhadap bantuan sosial ini. Kami berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan melaksanakan kegiatan sehari-harinya," tegas Andra Soni.
Selain 2.200 KPM di Kabupaten Tangerang, cakupan bantuan sosial dari Pemprov Banten saat ini telah menjangkau lebih dari 16.000 kepala keluarga. Andra Soni menyebut pihaknya berencana memperluas cakupan penerima ke depan.
Perluasan itu akan disertai penguatan sinergi lintas pemerintahan agar manfaat bantuan semakin dirasakan masyarakat yang berhak. Menurut Andra, kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota menjadi kunci perluasan sasaran.
Bupati Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Banten kepada warga Kabupaten Tangerang. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemkab Tangerang memberikan perlindungan kepada kelompok rentan.
"Ini juga sama dengan program Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kami melengkapi program yang sudah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang juga memberikan bantuan kepada 4.000 masyarakat setiap tahunnya," ungkap Maesyal Rasyid di Rajeg, Senin (2/11/2026).
Bantuan dari Pemkab Tangerang secara rutin menyasar penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), anak yatim, hingga janda yang membutuhkan perhatian khusus. Maesyal menegaskan komitmen Pemkab bersama Pemprov Banten meningkatkan cakupan penerima seiring kemampuan keuangan daerah.
"Komitmen ini akan terus kita jalankan bersama Pak Gubernur. Mudah-mudahan ke depan, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, jumlah masyarakat yang menerima bantuan bisa terus kita tingkatkan, di samping itu, kita juga tetap menjalankan pembangunan infrastruktur dan program lainnya," pungkasnya.
Penyaluran bansos di Rajeg menunjukkan dua lapis program perlindungan sosial berjalan beriringan: APBD Provinsi Banten untuk 2.200 KPM, dan APBD Kabupaten Tangerang untuk 4.000 warga per tahun. Kedua pemerintah daerah menyatakan komitmen memperluas cakupan tanpa mengorbankan belanja infrastruktur.
Bagi warga penerima, kepastian tidak adanya potongan menjadi poin utama. Andra Soni menempatkan transparansi penyaluran sebagai syarat agar bantuan benar-benar sampai ke rumah tangga sasaran.