Pencarian

Erupsi Anak Krakatau Bikin 19 Penerbangan Singapore Airlines Batal, Ratusan Penumpang Tertahan di Changi

Senin, 07 September 2026 • 13:05:31 WIB
Erupsi Anak Krakatau Bikin 19 Penerbangan Singapore Airlines Batal, Ratusan Penumpang Tertahan di Changi
Erupsi Anak Krakatau menyebabkan 19 penerbangan Singapore Airlines batal dan ratusan penumpang tertahan di Bandara Changi, Singapura.

BANTEN — Rencana melahirkan di Indonesia harus tertunda bagi Catrine Carina (31). Bersama suaminya, Weng Ming Xing (29), ia terjebak di Terminal 2 Bandara Changi setelah penerbangan mereka ke Jakarta batal di menit-menit akhir. Padahal, usia kandungan Catrine sudah masuk tujuh bulan.

“Kami tadi masih berpikir, penerbangan dua jam seharusnya tidak masalah untuk saya. Tapi tiba-tiba hal ini terjadi,” ujar Catrine di dekat area bantuan Terminal 2 Changi, dikutip dari Channel News Asia.

Kondisi ini memaksanya menunda rencana menetap di Indonesia hingga melahirkan. Ada pula potensi pengurusan ulang surat izin terbang (fit-to-fly) dari dokter jika jadwal pengganti terus bergeser.

Informasi Pembatalan yang Tak Sampai ke Penumpang

Kekacauan informasi menjadi keluhan utama para calon penumpang. Weng mengaku sempat memeriksa situs resmi maskapai sebelum berangkat dari rumah dan status penerbangannya masih aman. Pesan pembatalan via SMS dari SIA luput terbaca karena ia terburu-buru menuju bandara.

Hal serupa dialami Tina Seng (47). Wanita ini berniat mengunjungi keluarga di Jakarta sekaligus liburan. Ia menerima pesan pembatalan dari Scoot, tetapi karena memesan tiket melalui SIA dengan nomor pemesanan berbeda, ia mengira pesan itu tidak resmi. Aplikasi SIA pun masih menampilkan status “confirmed”, sehingga ia tetap berangkat bersama suami dan dua anaknya.

“Itu akan menjadi masalah lain bagi kami,” kata Tina, yang kini khawatir keluarganya justru terjebak di Indonesia jika situasi memburuk. Apalagi tahun ajaran sekolah anaknya akan kembali dimulai pada 14 September.

Antrean Panjang di Loket Bantuan Terminal 2

Ahmad (37), warga Singapura, tetap datang ke Terminal 2 Changi karena belum menerima kabar pembatalan. Padahal, ia berencana terbang lebih awal untuk berlibur ke Jakarta sebelum memboyong anak dan istrinya menyusul pada Selasa.

Petugas di lapangan akhirnya mengarahkan Ahmad dan penumpang lainnya untuk mengantre di loket bantuan. Mereka mengajukan perubahan jadwal (rebooking) atau klaim penggantian biaya transportasi.

Penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma disebut berlangsung hingga Senin (7/9) petang pukul 18.00 WIB. Belum ada kepastian kapan penerbangan ke Jakarta kembali dibuka.

Yang Perlu Diketahui Calon Penumpang ke Jakarta

Bagi traveler yang terjebak situasi serupa, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Cek status penerbangan langsung ke situs resmi maskapai, bukan hanya aplikasi pihak ketiga.
  • Jika maskapai mengirimkan notifikasi pembatalan, simpan bukti tersebut untuk keperluan klaim asuransi atau penggantian biaya.
  • Segera hubungi maskapai untuk rebooking atau refund. Antrean di loket bandara biasanya panjang, jadi manfaatkan kanal digital atau telepon.
  • Untuk penumpang dengan kondisi khusus seperti ibu hamil, siapkan dokumen medis terbaru karena surat fit-to-fly bisa saja diminta ulang jika jadwal berubah drastis.

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda ini menjadi pengingat bahwa penerbangan menuju Jakarta bisa terganggu kapan saja saat aktivitas vulkanik meningkat. Pantau terus informasi resmi dari maskapai dan otoritas bandara sebelum berangkat ke Changi.

Follow bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks