BANTEN — Pilihan mobil listrik di bawah Rp300 juta per Oktober 2026 makin beragam, dan yang berubah paling terasa adalah ukurannya. Beberapa model kini berdesain crossover hingga SUV, bukan lagi didominasi city car mungil. Wuling Air ev masih jadi yang termurah mulai sekitar Rp155 juta, tapi ada sejumlah nama lain yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda memutuskan.
Pasar kendaraan listrik Indonesia bergerak ke segmen yang lebih terjangkau. Sepanjang Oktober 2026, sejumlah pabrikan menawarkan model dengan banderol di bawah Rp300 juta, membuka jalan bagi konsumen yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Yang menarik, pilihan di rentang harga ini tidak lagi identik dengan mobil listrik berukuran mungil. Beberapa model sudah mengusung desain crossover hingga SUV, dengan jarak tempuh yang diklaim cukup untuk mobilitas harian.
Wuling Air ev: Masih yang Termurah, Mulai Rp155 Juta
Wuling Air ev bertahan sebagai pilihan paling murah di daftar ini. Varian Standard Range dibanderol sekitar Rp155 juta, sementara Long Range sekitar Rp175 juta.
Jarak tempuhnya masing-masing mencapai sekitar 205 km dan 301 km berdasarkan metode pengujian CLTC. Untuk pemakaian dalam kota, angka itu sudah memadai, meski perlu diingat CLTC cenderung lebih optimistis dibanding kondisi jalan Indonesia yang macet dan berstop-go.
BYD Atto 1: Tiga Varian, Jarak Tempuh hingga 380 Km
BYD Atto 1 hadir dengan tiga pilihan varian. Varian Standard ditawarkan mulai Rp199 juta, Dynamic sekitar Rp210 juta, dan Premium Rp245 juta.
Jarak tempuhnya mencapai sekitar 300 km hingga 380 km berdasarkan metode NEDC, tergantung varian yang dipilih. Rentang harga ini menempatkan Atto 1 sebagai pesaing langsung Air ev Long Range, dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh tapi bentuk bodi yang berbeda kelas.
New Air ev: Varian Rp251 Juta dengan Jarak Tempuh 300 Km
Wuling juga menyiapkan New Air ev dengan harga mulai Rp214 juta. Varian yang menawarkan jarak tempuh hingga 300 km berada di kisaran Rp251 juta, sehingga masih masuk kategori mobil listrik di bawah Rp300 juta.
Posisi New Air ev di lineup Wuling cukup menarik: harganya lebih tinggi dari Air ev reguler, tapi masih di bawah batas Rp300 juta yang jadi patokan banyak konsumen.
VinFast VF 3: Alternatif Bergaya SUV
Bagi konsumen yang menginginkan tampilan lebih kekar, VinFast VF 3 dapat menjadi alternatif. Model ini menyasar pembeli yang mengutamakan gaya dan dimensi kompak, bukan kapasitas angkut besar.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih
- Metode pengujian jarak tempuh berbeda-beda (CLTC vs NEDC), sehingga angka tidak bisa dibandingkan langsung antar model
- Jarak tempuh real-world biasanya lebih rendah dari klaim, terutama dengan AC menyala dan kondisi macet
- Ketersediaan jaringan charging dan layanan purna jual tiap merek perlu dicek sebelum membeli
- Harga di atas bisa berubah tergantung kebijakan diskon dan insentif yang berlaku
Daftar ini menunjukkan satu hal: segmen mobil listrik di bawah Rp300 juta kini punya variasi bentuk bodi dan jarak tempuh yang lebih luas dibanding setahun lalu. Air ev masih jadi pintu masuk termurah, sementara Atto 1 dan New Air ev menawarkan jarak tempuh lebih panjang di rentang harga yang berdekatan.