BANTEN — Asian Games 2026 resmi berakhir setelah upacara penutupan digelar di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Minggu (4/10/2026) sore WIB. Qatar ditetapkan sebagai tuan rumah edisi berikutnya pada 2030, melanjutkan estafet pesta olahraga terbesar Asia itu ke Timur Tengah.
Prosesi penutupan dimulai pukul 16.00 WIB dengan pengibaran bendera Jepang oleh perwakilan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara negara itu. Lagu kebangsaan "Kimigayo" berkumandang sebelum bendera-bendera kontingen peserta masuk ke lapangan.
Bendera Indonesia dibawa atlet tenis Meydiana Laviola Reinnamah. Ia tampil mengenakan kebaya merah berbahan sutra yang mengangkat keindahan Prada Bali, karya desainer Ghea Panggabean, nama di balik label Ghea Fashion Studio, Sarinah Indonesia, Mills, dan Tim Indonesia.
52 Atlet dan Ofisial Indonesia Ikut Defile Penutupan
Atlet-atlet Indonesia turut ambil bagian dalam pawai di area Stadion Paloma Mizuho. Tidak semua atlet hadir karena sebagian sudah lebih dulu pulang ke tanah air.
Berdasarkan rilis Tim Indonesia, total 52 atlet dan ofisial dari lima cabang olahraga mengikuti defile penutupan. Rinciannya: judo tujuh orang, hockey 23 orang, tenis empat orang, panahan 11 orang, dan gulat tujuh orang, ditambah lima anggota tim headquarter.
Qatar Siap Gelar Asian Games 2030
Penetapan Qatar sebagai tuan rumah Asian Games 2030 menandai pertama kalinya ajang multi-event terbesar Asia itu digelar di kawasan Teluk. Nagoya menutup perhelatan 2026 setelah sebelumnya menjadi kota kedua Jepang yang menjadi tuan rumah, setelah Tokyo pada 1958.
Upacara penutupan berlangsung khidmat dengan kombinasi elemen militer Jepang dan pertunjukan budaya. Bendera OCA diserahkan kepada perwakilan Qatar sebagai simbol estafet kepemimpinan ajang empat tahunan tersebut.
Bagi Indonesia, keikutsertaan di defile penutupan menjadi penanda berakhirnya perjuangan kontingen di Nagoya. Sejumlah cabang sudah menyelesaikan seluruh pertandingan lebih awal, sehingga hanya sebagian atlet yang bertahan hingga malam penutupan.