TANGSEL — Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robbi Cahyadi, menyatakan kerusakan berada pada bagian abutment, yakni struktur penyangga di ujung jembatan yang menopang konstruksi di atasnya. Kerusakan muncul sekitar Oktober 2025 akibat gerusan aliran sungai.
Penanganan sementara sudah dilakukan sebelumnya. Evaluasi teknis kemudian menyimpulkan langkah darurat itu belum cukup memulihkan kondisi jembatan secara menyeluruh, sehingga rekonstruksi dinilai perlu diambil.
Abutment Jembatan Merpati Raya Digerus Aliran Sungai
Gerusan air sungai mengikis struktur penyangga ujung jembatan hingga fungsinya menurun. Kondisi itu berdampak langsung pada keamanan warga yang melintas setiap hari.
"Kerusakan pada abutment atau struktur penyangga ujung Jembatan Merpati Raya perlu ditangani melalui rekonstruksi agar fungsi dan keamanan jembatan dapat dipulihkan, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut," ujar Robbi dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).
Rekonstruksi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menangani kerusakan infrastruktur sekaligus menekan risiko kecelakaan di kawasan tersebut.
Pekerjaan Berlangsung Tiga Bulan, Akses Ditutup Mulai 22 Oktober 2026
Pekerjaan dijadwalkan berlangsung Oktober hingga Desember 2026. Untuk memberi ruang kerja pelaksana konstruksi, akses Jalan Merpati Raya pada segmen POM Bensin Shell–Bintaro Hill ditutup mulai Kamis, 22 Oktober 2026 sampai pekerjaan rampung.
Menurut Robbi, penutupan diperlukan karena lokasi jembatan berada di jalur dengan aktivitas kendaraan tinggi. Pembatasan akses juga mengurangi risiko kecelakaan bagi pekerja dan pengguna jalan.
Pemkot Tangsel mengakui penutupan berpotensi mengganggu mobilitas warga. Pengendara diimbau menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Enam Jalur Alternatif Disiapkan Selama Penutupan
DSDABMBK berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas beserta pengaturan jalur alternatif. Enam jalur yang disiapkan:
- Jalan Boulevard UPJ
- Jalan Cendrawasih Raya
- Jalan Aria Putra
- Jalan Suka Damai (Eyang Agung)
- Jalan Suka Bakti
- Jalan Murai
Rambu dan pemberitahuan penutupan akan dipasang pada titik-titik yang ditetapkan instansi terkait. Warga dapat memantau informasi terbaru melalui akun media sosial resmi DSDABMBK Kota Tangsel, @dsdabmbk.
Pemkot Tangsel berharap rekonstruksi Jembatan Merpati Raya berjalan sesuai target sehingga fungsi infrastruktur pulih dan keselamatan pengguna jalan lebih terjaga.