BANTEN — Como mengalahkan Sassuolo 2-0 pada pekan kedelapan Serie A di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (24/10/2026). Dua gol Anastasios Douvikas di babak kedua memastikan tiga poin bagi I Lariani, sementara Sassuolo tampil tanpa Jay Idzes yang masih dibekap cedera paha.
Kemenangan ini mengangkat Como ke peringkat empat klasemen sementara Liga Italia dengan 17 poin. Sassuolo harus turun ke posisi 14 dengan koleksi delapan poin usai kekalahan tandang tersebut.
Douvikas Pecah Kebuntuan di Menit 49
Babak pertama berjalan tanpa gol meski Como tampil dominan sejak sepak mula. Martin Baturina mendapat peluang pada menit ke-15, tetapi tembakannya masih bisa diamankan kiper Stefano Turati.
Dua menit berselang, giliran Douvikas yang melepaskan tembakan, lagi-lagi digagalkan portiere berusia 25 tahun itu. Como kembali mengancam lewat Maxence Caqueret di menit ke-23, namun Turati kembali tampil sigap.
Sassuolo sesekali mencoba keluar dari tekanan. Tembakan jarak jauh Ignace Van der Brempt pada menit ke-30 melambung di atas gawang, disusul upaya Kieron Bowie empat menit kemudian yang juga gagal menemui sasaran.
Umpan Caqueret dan Serangan Balik Kaiki Jadi Kunci
Como akhirnya membuka skor empat menit setelah jeda. Douvikas menuntaskan umpan silang Caqueret dengan tap-in di depan gawang Sassuolo pada menit ke-49.
Striker asal Yunani itu menggandakan keunggulan pada menit ke-60 lewat skema serangan balik cepat. Kaiki mengirim bola ke area depan gawang, dan Douvikas langsung menyambutnya dengan tembakan ke sudut kanan yang tak bisa dijangkau Turati.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang. Brace Douvikas menjadi pembeda dalam laga yang sejak awal dikuasai tim asuhan Cesc Fabregas.
Tanpa Idzes, Lini Belakang Sassuolo Tetap Rapuh
Sassuolo bermain tanpa Jay Idzes yang masih menjalani pemulihan cedera paha. Absennya bek tengah Timnas Indonesia itu membuat pertahanan Neroverdi kesulitan menahan gempuran tuan rumah, terutama di babak kedua.
Dua gol yang bersarang ke gawang Turati lahir dari skema yang nyaris identik: umpan ke area depan gawang yang diselesaikan Douvikas tanpa banyak perlawanan berarti dari barisan belakang Sassuolo.
Como Naik ke Empat Besar, Sassuolo Tertahan di Papan Bawah
Tambahan tiga poin membawa Como menempel kelompok atas klasemen dengan 17 poin dari delapan laga. Posisi empat menjadi modal berharga bagi Fabregas untuk menjaga momentum timnya.
Sebaliknya, Sassuolo baru mengumpulkan delapan poin dan harus segera bangkit jika tak ingin terus terpuruk di papan bawah. Kekalahan di Sinigaglia memperpanjang catatan kurang konsisten mereka musim ini.