TANGERANG — Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang Hendar Herawan menyebut capaian tersebut menunjukkan tingginya minat investor menanamkan modal di wilayahnya. Menurutnya, iklim usaha yang kondusif dan kemudahan pelayanan perizinan menjadi pendukung utama masuknya modal domestik maupun mancanegara.
“Kabupaten Tangerang jadi tertinggi se-Provinsi Banten dengan total mencapai Rp40,15 triliun atau mendominasi 43,22 persen dari total keseluruhan investasi,” kata Hendar kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).
Triwulan III 2026 Catat Rp11,10 Triliun dari 12.816 Proyek
Realisasi investasi pada triwulan III 2026 mencapai Rp11,10 triliun. Periode Juli hingga September itu mencakup 12.816 proyek di berbagai sektor usaha.
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp8,18 triliun atau sekitar 74 persen dari total investasi. Nilai tersebut berasal dari 7.344 proyek yang didanai investor domestik.
Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) mencatatkan investasi Rp2,91 triliun atau setara 26 persen dari keseluruhan investasi. Modal investor mancanegara itu tersebar dalam 5.472 proyek, dengan sebagian berasal dari penanam modal asal Tiongkok.
Perumahan dan Kawasan Industri Sumbang Rp1,44 Triliun
Berdasarkan sektor usaha, perumahan, kawasan industri, dan perkantoran mencatatkan investasi Rp1,44 triliun. Realisasi dari 487 proyek itu memberikan kontribusi sekitar 13,03 persen terhadap total investasi.
Sektor jasa lainnya mencatatkan investasi Rp1,91 triliun atau sekitar 10,73 persen, berasal dari 1.109 proyek. Adapun industri mesin, elektronik, peralatan medis, instrumen listrik, presisi, optik, dan jam mencatatkan Rp1,04 triliun atau 9,39 persen melalui 663 proyek.
Industri logam dasar, barang logam bukan mesin, beserta peralatannya mencatatkan investasi Rp500 miliar. Nilai itu setara 4,51 persen dan tersebar dalam 505 proyek.
22.353 Tenaga Kerja Terserap pada Triwulan III
Hendar menambahkan, masuknya investasi tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Arus modal tersebut juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
Sepanjang triwulan III 2026, berbagai proyek investasi di Kabupaten Tangerang menyerap 22.353 tenaga kerja Indonesia.
“Gelombang investasi ini juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal. Tercatat ada tambahan 22.353 orang Tenaga Kerja Indonesia yang terserap pada triwulan ini,” ucap Hendar.