TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang mencatat cakupan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) telah melampaui 48 persen. Angka ini menjadi indikator awal partisipasi orang tua dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan preventif yang digelar di lingkungan sekolah.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, meninjau langsung pelaksanaan dua program tersebut di sejumlah Sekolah Dasar Negeri pada Senin lalu. Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa kondisi fisik anak menentukan kesiapan mereka menyerap pelajaran dan mengembangkan potensi diri.
“Anak yang sehat akan lebih siap belajar dan berkembang. Karena itu, kesehatan anak harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga orang tua dan sekolah,” ujar Sachrudin dalam keterangan yang diterima redaksi.
Orang tua diminta tidak menunggu anak sakit untuk memeriksakan kesehatannya. Melalui CKG, berbagai potensi gangguan tumbuh kembang bisa ditemukan lebih awal sehingga penanganan medis dapat segera dilakukan.
“Jangan tunggu anak sakit baru diperiksa. Melalui CKG, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan anak lebih awal, sehingga kalau ada yang perlu ditangani bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Sachrudin menekankan bahwa membangun generasi unggul tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas pendidikan. Pendampingan kesehatan dari keluarga dan lingkungan sekolah menjadi faktor penentu kualitas tumbuh kembang anak.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan orang tua harus terus diperkuat. Hal ini agar program kesehatan yang berjalan tidak sekadar memenuhi target administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Kita tidak hanya mengejar capaian angka. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana pemeriksaan ini benar-benar memberi manfaat bagi tumbuh kembang anak,” pungkasnya.
Wali Kota mengapresiasi seluruh jajaran terkait yang telah bekerja keras mendukung pelaksanaan CKG dan imunisasi di Kota Tangerang. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif yang harus dipertahankan.
“Karena kesehatan hari ini adalah investasi untuk kualitas generasi Kota Tangerang di masa depan,” ujar Sachrudin menambahkan.