Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon: Asap Putih dari Turbin, Manajemen Minta Maaf ke Warga Terdampak

Penulis: Zainul Arifin  •  Senin, 25 Mei 2026 | 19:29:01 WIB
Asap putih membumbung dari turbin pabrik PT Merak Chemicals Indonesia di Cilegon pasca ledakan.

CILEGON — Suara ledakan keras terdengar dari kawasan pabrik PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) di Cilegon, Senin (25/5) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, sebagian besar karyawan tengah beristirahat. Tak berselang lama, asap putih tebal membumbung ke udara dan bau kimia menyengat mulai tercium hingga ke permukiman warga di sekitar pabrik.

Manajemen Akui Ledakan Berasal dari Turbin Uap

Public Relations PT MCCI, Dimas Saputro, mengonfirmasi bahwa sumber ledakan dan kepulan asap putih berasal dari sistem turbin di dalam pabrik. "Saya coba koordinasi ke dalam itu apa, kok sampai ke atas, itu efek dari steam turbin kami," ujarnya, Senin.

Meski demikian, penyebab pasti masih dalam penyelidikan tim gabungan yang terdiri dari pihak perusahaan, Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon.

Permintaan Maaf dan Jaminan Tanggung Jawab

Dalam keterangan resminya, manajemen PT MCCI menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada seluruh masyarakat yang terdampak insiden ini. "Jadi kita memang harus bertanggung jawab kepada masyarakat," tegas Dimas.

Perusahaan yang memproduksi Purified Terephthalic Acid (PTA)—bahan baku utama industri tekstil dan poliester—berjanji akan menanggung seluruh kerugian material yang dialami warga.

Apa Itu PTA dan Seberapa Berbahaya Dampaknya?

PT MCCI merupakan salah satu produsen Purified Terephthalic Acid (PTA) terbesar di Indonesia. PTA sendiri adalah bahan baku penting untuk membuat serat poliester, botol plastik, dan berbagai produk tekstil. Meski bukan termasuk kategori bahan kimia paling berbahaya, paparan asap dari proses produksi tetap bisa mengganggu saluran pernapasan jika terhirup dalam konsentrasi tinggi.

DLH Kota Cilegon masih melakukan pemantauan kualitas udara di titik-titik permukiman yang paling dekat dengan lokasi pabrik. Hasilnya belum diumumkan hingga berita ini diturunkan.

Warga Diminta Tetap Tenang, Evakuasi Belum Diperlukan

BPBD Kota Cilegon mengimbau warga untuk tidak panik dan sementara waktu menghindari area terdampak. Hingga Senin sore, tidak ada laporan korban jiwa atau warga yang harus dirawat akibat menghirup asap. Pihak pabrik juga memastikan bahwa sistem pengamanan internal telah diaktifkan dan situasi di dalam pabrik berhasil dikendalikan dalam waktu singkat.

Ledakan pabrik kimia di kawasan industri Cilegon memang bukan kali pertama terjadi. Lokasi ini merupakan salah satu pusat industri kimia dan petrokimia terbesar di Indonesia, sehingga insiden serupa selalu menjadi perhatian serius bagi warga dan pemerintah daerah. Kini, semua menunggu hasil investigasi tim gabungan untuk memastikan kejadian serupa tak terulang.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top