Takefusa Kubo Panggul Ambisi Jepang di Piala Dunia 2026 Usai Mitoma dan Minamino Dipastikan Absen

Penulis: Alfin Murtado  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 04:00:01 WIB
Takefusa Kubo diharapkan memimpin Jepang di Piala Dunia 2026 setelah Mitoma dan Minamino absen.

BANTEN — Jepang kehilangan dua pilar lini depan. Mitoma mengalami cedera hamstring saat membela Brighton & Hove Albion melawan Wolverhampton Wanderers di Premier League. Tim medis menilai winger 27 tahun itu tak akan pulih penuh selama turnamen. Sementara Minamino sudah absen sejak Desember karena cedera ligamen lutut (ACL). Dua nama ini sempat menjadi andalan dalam beberapa tahun terakhir.

Beban Kubo Berlipat, Moriyasu Wajib Atur Ulang Taktik

Dengan absennya dua pemain kunci, pelatih Hajime Moriyasu harus merombak strategi ofensif. Kubo otomatis menjadi tumpuan di lini serang. Pemain yang kini bersinar di La Liga bersama Real Sociedad itu membawa energi positif dari performa klubnya. Ia diharapkan mampu menjadi pembeda saat Jepang berhadapan dengan tim-tim elite dunia.

“Cedera Mitoma sangat mengecewakan. Saya sudah menghubunginya langsung, tetapi tentu ini masa yang sulit baginya karena dia pemain yang sangat penting,” ujar Kubo dalam pernyataan resmi.

“Saya ingin membawa semangat Mitoma bersama saya dan memberikan segalanya dengan rasa tanggung jawab yang lebih besar. Kami harus bersatu sebagai satu tim dan demi Mitoma, saya berharap kami bisa bersama-sama membuat turnamen ini sukses.”

Tekanan Besar, Kreativitas Jadi Senjata Utama

Ekspektasi tinggi kini menempel di pundak pemain kelahiran 2001 itu. Bakat alami dan kreativitasnya di lapangan menjadi modal utama. Kubo dikenal mampu menciptakan peluang dari situasi sempit dan kerap menjadi momok bagi pertahanan lawan. Piala Dunia 2026 menjadi panggung sempurna untuk membuktikan kapasitasnya sebagai bintang lapangan.

Moriyasu tak punya banyak waktu untuk bereksperimen. Penyesuaian taktik darurat dilakukan demi mempertahankan daya gedor tim. Jepang harus tetap kompetitif meski tanpa dua nama besar di skuad. Semua mata kini tertuju pada Kubo: mampukah ia memimpin Samurai Biru melangkah lebih jauh dari sebelumnya?

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top