BANTEN — Laga yang bisa disaksikan secara langsung melalui siaran TVRI Nasional, TVRI Sport, serta platform streaming FolaPlay dan MAXStream TV ini bukan sekadar pertandingan pembuka. Kedua tim sadar, hasil positif akan menjadi modal berharga untuk bersaing di grup yang juga dihuni Brasil dan Maroko.
Haiti, yang dijuluki The Grenadiers, mencatat sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974. Perjalanan mereka menuju Boston Stadium cukup meyakinkan. Dari lima laga uji coba terbaru, Haiti mampu mengalahkan Selandia Baru 4-0 dan Nikaragua 2-0, meski sempat kalah tipis dari Peru (1-2) dan Tunisia (0-1).
“Ini adalah momen yang sudah ditunggu seluruh rakyat Haiti,” demikian kira-kira semangat yang terpancar dari skuad asuhan pelatih mereka. Kembalinya Haiti ke panggung dunia menjadi cerita yang menarik untuk diikuti, terlebih mereka harus langsung berhadapan dengan lawan-lawan berat di Grup C.
Di sisi lain, Skotlandia datang dengan beban sejarah yang tak kalah berat. The Tartan Army belum pernah sekalipun lolos dari fase grup dalam lima partisipasi Piala Dunia sebelumnya. Namun, performa apik di laga pramusim memberi secercah harapan. Kemenangan telak 4-0 atas Bolivia dan 4-1 atas Curacao menunjukkan ketajaman lini depan mereka.
“Kami punya skuad yang lebih matang sekarang. Ini saatnya membuktikan,” ujar salah satu punggawa Skotlandia dalam sesi latihan terakhir. Catatan pertemuan kedua tim memang tidak tersedia, menjadikan laga ini benar-benar duel penuh misteri.
Baik Haiti maupun Skotlandia tidak punya banyak waktu untuk bersantai. Setelah laga ini, mereka masih harus menghadapi Brasil, juara dunia lima kali, dan Maroko, juara Piala Afrika. Dua laga tersebut akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi masing-masing tim untuk melangkah ke babak 16 besar.
Laga Haiti vs Skotlandia diprediksi akan berjalan ketat. Keduanya sama-sama mengandalkan transisi cepat dan fisik yang kuat. Pertanyaan besarnya, siapa yang mampu menahan tekanan sejarah dan meraih tiga poin perdana di turnamen ini?