Kebakaran Melanda Gudang di Cakung, 13 Mobil Damkar dan 65 Personel Dikerahkan ke Lokasi

Penulis: Zainul Arifin  •  Senin, 29 Juni 2026 | 00:28:01 WIB
Kobaran api membumbung tinggi dari gudang yang terbakar di Cakung Barat, Jakarta Timur.

BANTEN — Kebakaran hebat terjadi di sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Inspeksi Cakung Drain RT 01 RW 09, Cakung Barat, Kecamatan Cakung. Command Center Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur membenarkan peristiwa tersebut dan menyebutkan bahwa objek yang terbakar adalah bangunan gudang.

Operasi Pemadaman Dimulai Tengah Malam

Petugas pemadam kebakaran mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 22.49 WIB atau 15 menit setelah laporan diterima. Hingga berita ini diturunkan, tim pemadam masih berupaya keras mengendalikan api yang berkobar.

"Masih proses pemadaman," kata petugas Command Center Sudin Gulkarmat Jakarta Timur saat dikonfirmasi, Senin malam.

Belum Ada Informasi Korban dan Penyebab

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab dan kronologi kebakaran tersebut. Tim investigasi dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur masih menunggu proses pemadaman selesai untuk mulai melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dari foto dan video yang diterima redaksi, tampak kobaran api berwarna oranye terang dan gumpalan asap tebal membumbung tinggi ke udara, menerangi langit malam kawasan industri Cakung.

Dampak Lalu Lintas dan Imbauan Warga

Kebakaran ini sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan Inspeksi Cakung Drain akibat kerumunan warga yang menyaksikan proses pemadaman. Petugas kepolisian dari Polsek Cakung telah diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas dan mengamankan lokasi kejadian. Warga diimbau untuk tidak mendekati area kebakaran demi keselamatan dan memberikan akses penuh bagi petugas damkar untuk bergerak.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top