SERANG — Sebanyak 419 peserta kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Banten resmi diberangkatkan menuju Jambore Nasional (Jamnas) di Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur, Jakarta, pada 13–20 Agustus 2026. Keberangkatan ini dibarengi dengan pesan kuat dari Pemprov Banten agar Pramuka menjadi benteng penguat karakter anak bangsa di tengah dinamika perubahan zaman.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Banten Ahmad Saukani mengingatkan bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), tidak akan mampu menggantikan nilai-nilai karakter yang melekat pada diri seseorang.
"Kemajuan teknologi bisa saja menggantikan banyak pekerjaan, tetapi tidak akan menggantikan karakter seseorang, dan itulah yang dibangun oleh Gerakan Pramuka," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Serang, Kamis.
Membangun Integritas, Bukan Sekadar Kecerdasan
Saukani menegaskan bahwa bangsa ini tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga figur yang jujur, disiplin, dan memiliki integritas. Menurutnya, Pramuka telah terbukti menjadi sekolah kehidupan bagi generasi muda.
Melalui kegiatan kepramukaan, para anggota belajar tentang kepemimpinan, pengambilan keputusan, kerja sama, toleransi terhadap perbedaan, hingga pelayanan tanpa pamrih. Nilai-nilai inilah yang dinilai relevan untuk menghadapi tantangan masa depan yang dinamis.
Amanah Membawa Identitas Banten di Ajang Nasional
Lebih lanjut, Saukani mengingatkan seluruh peserta bahwa keikutsertaan dalam Jamnas bukan sekadar kehormatan, melainkan sebuah amanah. Para peserta tidak hanya membawa perlengkapan perkemahan, tetapi juga membawa identitas daerah asal mereka.
"Semua peserta tidak hanya membawa perlengkapan perkemahan, tapi juga membawa identitas Banten. Budaya masyarakat yang ramah, religius, santun, bekerja keras, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong harus terus dikedepankan," katanya.
Kontingen dari Delapan Kabupaten/Kota dan Sekolah Khusus
Ketua rombongan kontingen Gerakan Pramuka Banten Susilawati memaparkan bahwa 419 peserta yang diberangkatkan merupakan perwakilan dari Kwartir Daerah Banten, Kwartir Cabang di delapan kabupaten/kota, serta Sekolah Khusus (SKh) di Provinsi Banten. Setiap kontingen akan didampingi oleh pendamping selama kegiatan berlangsung.
"Mohon doanya kepada semua agar kami bisa mengikuti kegiatan ini sampai kembali pulang dan mendapatkan hasil terbaik yang membanggakan bagi Provinsi Banten," ucap Susilawati.