Bosgame VTI-490 Review: Mini PC dengan Intel Core Ultra 358H dan Port 10GbE, Kinerja Setara Workstation Kreator

Penulis: Wisnu Wardana  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27:31 WIB
Bosgame VTI-490 hadir dengan prosesor Intel Core Ultra X7 358H dan RAM 64 GB untuk kinerja tinggi.

BANTEN — Unit yang diuji oleh Alastair Jennings dari TechRadar mengusung spesifikasi kelas atas: prosesor Intel Core Ultra X7 358H (16 inti/16 thread, hingga 4,8 GHz), GPU Intel Arc B390, RAM LPDDR5X 64 GB (9600 MT/s, dual-channel), dan penyimpanan 1 TB PCIe 4.0 NVMe. Kombinasi ini menghasilkan skor PCMark 10 sebesar 9.378 dan Windows Experience Index 8,9 — salah satu yang tertinggi untuk kategori mini PC.

Yang menarik, performa grafis Arc B390 melampaui ekspektasi. Dalam pengujian 3DMark, skor Fire Strike Graphics mencapai 17.443, Time Spy Graphics 7.163, dan Wild Life 43.790. Angka ini jauh di atas GPU terintegrasi Radeon 890M yang biasa ditemui di kompetitor. Hasilnya, game seperti Indiana Jones and the Great Circle dan Hogwarts Legacy bisa dimainkan di pengaturan medium-to-high pada resolusi 1080p, bahkan 4K di setelan rendah masih lancar.

Fitur Unggulan: Port 10GbE Jadi Game Changer untuk Kreator

Fitur paling menonjol dari VTI-490 adalah port 10 Gigabit Ethernet (10GbE LAN) di bagian belakang. Saat dihubungkan langsung ke NAS Ugreen DXP4800 GT, kecepatan transfer mencapai 800 MB/s — setara dengan penyimpanan internal. Ini menghilangkan kebutuhan akan switch 10GbE terpisah yang harganya bisa mencapai Rp 5 jutaan atau adapter USB4-to-10GbE.

Bagi videografer dan fotografer yang bekerja dengan file RAW dari Sony a7 IV atau Canon EOS R5 C, koneksi ini memungkinkan penyuntingan langsung dari NAS tanpa lag. Hasil pengujian mencatat tidak ada frame drop selama produksi video 4K hingga 15 menit di Premiere Pro dan DaVinci Resolve.

Selain itu, VTI-490 juga dibekali Intel NPU 5 dengan 50 TOPS untuk akselerasi AI. Fitur Copilot+ berjalan lebih responsif, dan pengguna bisa menjalankan model bahasa lokal (LLM) melalui LM Studio untuk otomatisasi tugas seperti pengaturan file di jaringan rumah.

Hal yang Kurang: Kapasitas SSD Terbatas dan Tanpa VESA Mount

Ada dua kekurangan yang perlu dicatat. Pertama, penyimpanan internal hanya 1 TB — cepat penuh jika digunakan untuk proyek video 4K. Untungnya, masih ada satu slot M.2 tambahan untuk upgrade hingga 4 TB. Kedua, tidak ada dudukan VESA (VESA mount). Mini PC ini dirancang untuk diletakkan di atas meja, bukan dipasang di belakang monitor. Bagi yang menginginkan setup rapi tanpa banyak kabel, ini bisa menjadi kendala.

Kipas pendingin juga cukup terdengar saat beban tinggi, meski menurut reviewer masih dalam batas wajar untuk ukuran perangkat sekelasnya.

Harga dan Ketersediaan

Bosgame VTI-490 dijual langsung melalui situs resmi Bosgame seharga USD 1.699 (sekitar Rp 28 juta). Harga tersebut sudah termasuk prosesor Core Ultra X7 358H, RAM 64 GB, dan SSD 1 TB. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di Indonesia, namun pengguna bisa membelinya secara online dengan memperhitungkan biaya pengiriman dan bea masuk.

Kesimpulan: Untuk Siapa Mini PC Ini?

Bosgame VTI-490 bukan sekadar mini PC gaming. Dengan port 10GbE LAN, dual Thunderbolt 4, dan OCuLink untuk ekspansi eGPU di masa depan, perangkat ini lebih cocok disebut workstation kompak untuk kreator profesional. Jika Anda seorang videografer atau fotografer yang bekerja dengan NAS berkecepatan tinggi, fitur konektivitasnya saja sudah menjadi alasan kuat untuk membeli.

Namun, jika Anda hanya butuh mini PC untuk produktivitas kantor atau gaming ringan, ada opsi yang lebih murah. VTI-490 adalah pilihan tepat bagi mereka yang butuh performa kelas workstation dalam bentuk yang ringkas dan siap dikembangkan.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: techradar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top