BANTEN — Laga yang berlangsung dramatis di salah satu stadion utama turnamen, Senin (15/4) waktu setempat, menjadi panggung bagi ketajaman Haaland. Striker Manchester City itu menjadi mimpi buruk lini belakang Brasil dengan dua golnya yang menentukan.
Haaland baru melepaskan dua tembakan tepat ke arah gawang sepanjang pertandingan. Namun, kedua peluang itu berbuah gol yang menghancurkan harapan Brasil untuk mempertahankan gelar.
Gol pertama tercipta di babak pertama memanfaatkan umpang terobosan. Sementara gol kedua di babak kedua memastikan Norwegia unggul setelah Brasil sempat menyamakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh yang spektakuler.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Brasil. Tim Samba, yang selalu dijagokan di setiap edisi Piala Dunia, harus angkat koper lebih awal setelah tampil inkonsisten sepanjang turnamen.
Bagi Norwegia, hasil ini adalah pencapaian terbaik mereka di era modern. Langkah ke perempat final menegaskan status mereka sebagai kekuatan baru yang patut diperhitungkan di panggung sepak bola dunia.
Dengan hasil ini, Norwegia melaju ke babak delapan besar dan akan menunggu pemenang laga antara dua tim unggulan lainnya. Jadwal pertandingan perempat final akan diumumkan dalam waktu dekat oleh FIFA.
Brasil, di sisi lain, harus menerima kenyataan pahit. Kegagalan ini dipastikan akan memicu evaluasi besar-besaran di tubuh federasi sepak bola Brasil, terutama terkait performa lini pertahanan yang kerap kebobolan di momen krusial.
“Ini malam yang sempurna bagi kami. Kami datang ke sini untuk menang dan berhasil melakukannya. Saya senang bisa membantu tim dengan gol-gol ini,” ujar Haaland usai pertandingan.
Pelatih Norwegia juga memuji mentalitas timnya yang tidak gentar menghadapi Brasil. “Para pemain menunjukkan karakter luar biasa. Mereka tidak hanya bermain untuk bertahan, tapi juga berani menekan dan menciptakan peluang,” tambahnya.
Laporan pertandingan ini hanya tersedia untuk pengguna di wilayah tertentu. Namun, dampak dari hasil ini sudah jelas: Norwegia kini menjadi salah satu kandidat kejutan di Piala Dunia 2026.