TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan para peserta pelatihan tata boga yang tergabung dalam program PPKS tidak akan dilepas begitu saja. Pemerintah kota menyiapkan skema lanjutan berupa bantuan akses permodalan, pengurusan izin usaha, hingga pendampingan bisnis agar keterampilan yang didapat bisa langsung diubah menjadi sumber penghasilan.
Pelatihan yang digelar di SMKN 3 Kota Tangerang pada Selasa lalu itu diikuti oleh puluhan warga dari kategori PPKS. Sachrudin menekankan bahwa program ini dirancang untuk memutus rantai kerentanan sosial melalui penguasaan keterampilan vokasi yang aplikatif.
"Pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan cara memasak, tetapi menjadi bekal bagi bapak dan ibu untuk membangun kemandirian ekonomi," ujar Sachrudin dalam sambutannya.
Ia menambahkan, setiap peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi peluang usaha riil. Dengan begitu, taraf hidup keluarga secara perlahan bisa terdongkrak.
Program pemberdayaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial Kota Tangerang dan SMK Negeri 3 Kota Tangerang. Sachrudin mengapresiasi sinergi tersebut karena dinilai menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat di akar rumput.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam mencetak masyarakat yang memiliki kompetensi dan siap bersaing," kata wali kota.
Pihaknya juga berpesan agar para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh. Ilmu yang diperoleh, menurut dia, harus dimanfaatkan sebagai modal awal untuk membuka usaha atau menciptakan peluang ekonomi baru di lingkungan masing-masing.
Pemkot Tangerang terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kemandirian ekonomi. Penguatan kapasitas melalui pelatihan vokasi dinilai menjadi salah satu langkah konkret untuk menekan angka kerentanan sosial di wilayah perkotaan.
Ke depan, pemerintah kota berencana memperluas jenis pelatihan dan menjangkau lebih banyak PPKS di berbagai kecamatan. Akses perizinan dan pendampingan usaha akan menjadi paket layanan yang menyertai setiap program pelatihan yang digelar.