8 SUV Bekas 5-Seater Harga Rp100 Jutaan, dari Honda CR-V hingga Hyundai Tucson yang Masih Layak Dibeli

Penulis: Yoga Permadi  •  Senin, 13 Juli 2026 | 13:16:17 WIB
Honda CR-V 2.4 (2010-2012) menawarkan kabin luas dan mesin responsif dengan harga bekas Rp140-160 juta.

BANTEN — Pasar mobil bekas Indonesia masih menyimpan banyak permata untuk konsumen yang mengincar SUV 5-seater. Dengan dana mulai Rp110 jutaan, Moladin merilis delapan rekomendasi yang dinilai masih kompetitif dari segi kenyamanan, ketersediaan suku cadang, dan biaya perawatan. Pilihan ini mencakup mobil berusia lebih dari satu dekade hingga unit produksi 2018-2020.

Honda CR-V 2.4 (2010-2012): Pilihan Stabil dengan Mesin Responsif

SUV andalan Honda ini masih menjadi primadona di kelasnya. Mesin 2.400 cc menawarkan akselerasi yang responsif, namun konsekuensinya konsumsi BBM sedikit lebih boros ketimbang kompetitor sekelas. Harga bekasnya berkisar Rp140-160 juta, tergantung kondisi unit.

Kelebihan utamanya ada pada kabin luas dan suspensi empuk yang cocok untuk perjalanan jauh. Nilai jual kembali yang stabil juga menjadi pertimbangan, ditambah ketersediaan spare part yang melimpah di pasaran.

Nissan X-Trail T31 (2011-2013): Suspensi Empuk untuk Jalan Rusak

Jika prioritas utama adalah kenyamanan di berbagai medan, X-Trail T31 layak masuk daftar. Suspensinya terkenal empuk dan posisi mengemudi tinggi memberikan visibilitas luas. Mesin 2.0 liter cukup bertenaga untuk penggunaan harian.

Harga unit bekas berada di kisaran Rp120-160 juta. Sebelum transaksi, pastikan kondisi kaki-kaki dan riwayat servis masih terawat. Komponen undercarriage X-Trail butuh perhatian ekstra jika sering dipakai di jalan tidak rata.

Daihatsu Terios (2018-2020): Biaya Perawatan Paling Murah

Walaupun konfigurasi standarnya 7-penumpang, Terios tetap nyaman sebagai kendaraan 5-seater dengan bagasi lega. Ground clearance tinggi membuatnya lincah di perkotaan maupun luar kota. Biaya perawatan dan suku cadangnya menjadi yang paling terjangkau di daftar ini.

Harga bekas berkisar Rp160-210 juta tergantung tipe dan tahun. Untuk budget Rp200 juta ke atas, Terios menawarkan nilai lebih dalam hal efisiensi perawatan jangka panjang.

Ford EcoSport (2014-2016): Compact SUV Termurah

EcoSport menjadi pilihan compact SUV dengan harga paling murah di daftar ini, yakni Rp110-150 juta. Ukuran bodi praktis untuk manuver di perkotaan, posisi duduk tinggi, dan ground clearance memadai. Fitur keselamatan tergolong lengkap di kelasnya.

Namun, calon pembeli wajib memeriksa riwayat perawatan transmisi. Unit dengan transmisi otomatis butuh pengecekan lebih teliti karena beberapa laporan masalah perpindahan gigi pada model awal.

Mitsubishi Outlander Sport (2013-2015): Desain Sporty dan Pengendalian Stabil

Outlander Sport menawarkan tampilan yang masih relevan hingga kini. Karakter berkendaranya lincah dengan pengendalian stabil di kecepatan tinggi. Interior nyaman untuk lima penumpang dengan fitur keselamatan cukup lengkap.

Harga bekas di kisaran Rp145-180 juta. Posisinya sebagai crossover memberikan keseimbangan antara konsumsi BBM dan performa, cocok untuk pengguna yang menginginkan mobil bergaya tanpa mengorbankan efisiensi.

Hyundai Tucson (2011-2013): Kabin Kedap dan Mesin Halus

Tucson generasi pertama ini masih menjadi alternatif menarik. Kabinnya kedap suara, mesin halus saat digunakan harian, dan tampilan eksterior masih terlihat modern. Fitur hiburan cukup baik untuk kelasnya.

Harga bekas berkisar Rp130-170 juta. Ketersediaan suku cadang tidak sebanyak Honda atau Toyota, namun komunitas pengguna cukup solid untuk saling berbagi informasi perawatan.

Chevrolet Trax (2016) dan Suzuki SX4 S-Cross: Pilihan Kompak dengan Turbo

Trax menawarkan dimensi ringkas dengan mesin turbo yang responsif, harga bekas Rp145-150 juta. Namun, pastikan kondisi turbo dan sistem kelistrikan prima sebelum membeli. Sementara SX4 S-Cross hadir dengan konsumsi BBM efisien dan ground clearance tinggi, harga Rp160-200 juta. Beberapa komponen mungkin butuh waktu lebih lama karena status impor.

Tips Sebelum Transaksi: Inspeksi Independen dan Riwayat Servis

Moladin menyarankan penggunaan jasa inspeksi independen seperti MoInspeksi untuk pemeriksaan menyeluruh mesin, transmisi, kaki-kaki, hingga indikasi bekas tabrakan atau banjir. Periksa juga riwayat servis rutin karena mobil dengan catatan perawatan jelas umumnya lebih terawat dan minim risiko kerusakan besar di kemudian hari.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: moladin.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top