TANGERANG — Tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai pos dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang melahap pabrik pengolahan karung bekas di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Komandan Pos (Danpos) Damkar Sepatan, Syafrullah, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dan warga sekitar. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan menyulitkan proses pemadaman.
"Kami menerima laporan dari Pusdalops dan warga. Saat petugas tiba, api sudah membesar. Sebanyak tujuh unit pemadam dari Pos Sepatan, Pakuhaji, Kosambi, Mako Curug, Pasar Kemis, Mauk, dan Rajeg kami kerahkan dengan total sekitar 35 personel," kata Syafrullah.
Berdasarkan keterangan sejumlah karyawan, api diduga pertama kali muncul dari tumpukan karung di bagian tengah pabrik sebelum merembet ke tumpukan plastik. Material karung dan plastik yang mengeras saat terbakar sempat menyulitkan upaya pemadaman.
"Menurut keterangan karyawan, api berasal dari tumpukan karung di tengah pabrik. Untuk penyebab pastinya kami belum bisa menyimpulkan karena masih menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian," ujarnya.
Syafrullah menambahkan, proses pemadaman berjalan lancar karena sumber air berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat ini petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
"Saat ini tinggal proses pendinginan. Tidak ada korban karena saat kejadian para pekerja berhasil menyelamatkan diri," tuturnya.
Kasus kebakaran ini kini ditangani Unit Reskrim Polsek Mauk yang masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.