Status Tanggap Darurat TPA Jatiwaringin Dicabut, BPBD Kabupaten Tangerang Siagakan 2 Mobil Damkar hingga Musim Kemarau Berakhir

Penulis: Wisnu Wardana  •  Jumat, 17 Juli 2026 | 12:28:01 WIB
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Tangerang masih bersiaga di area TPA Jatiwaringin pascapencabutan status tanggap darurat.

KABUPATEN TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk tidak berhenti meski status tanggap darurat telah resmi dicabut. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memerintahkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk tetap bersiaga guna mengantisipasi munculnya kembali titik api selama musim kemarau yang diprediksi masih panjang.

Pantauan di lapangan menunjukkan dua unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Tangerang masih bersiaga di area sekitar TPA. Armada tersebut disiagakan untuk merespons cepat jika muncul potensi kebakaran di tumpukan sampah yang mencapai puluhan meter.

Mitigasi Tidak Berhenti Meski Status Darurat Berakhir

Bupati Maesyal menegaskan bahwa pencabutan status tanggap darurat bukan berarti tugas selesai. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur satuan tugas tetap menjalankan upaya mitigasi secara berkala.

“Walaupun status kedaruratan berakhir, mitigasi tetap harus dijalankan oleh seluruh pihak, karena kita masih menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlangsung cukup panjang,” ujar Maesyal, Selasa (14/7/2026) lalu.

Penyiraman dan Pendinginan Rutin di Seluruh Area TPA

Kepala daerah itu menjelaskan, langkah utama yang terus dilakukan adalah pembasahan atau pendinginan secara periodik di seluruh zona TPA Jatiwaringin. Proses ini bertujuan menurunkan suhu di dalam tumpukan sampah yang rentan memicu api.

“Kami masih terus melakukan penyiraman, pembasahan, dan pendinginan di seluruh area TPA Jatiwaringin. Petugas tetap siaga agar kondisi benar-benar aman dan tidak muncul kembali titik api selama musim kemarau,” sambungnya.

Musim Kemarau Jadi Ancaman Utama Titik Api

Kebakaran di TPA Jatiwaringin sebelumnya sempat menjadi perhatian serius karena mengganggu aktivitas warga sekitar dan mencemari udara. Dengan masuknya musim kemarau, risiko kebakaran meningkat akibat suhu tinggi dan material sampah yang kering.

BPBD Kabupaten Tangerang menyiagakan personel secara bergilir di lokasi. Mereka tidak hanya bertugas memadamkan jika terjadi api, tetapi juga melakukan patroli untuk memantau titik-titik rawan di area seluas puluhan hektare tersebut.

Pemkab Tangerang belum menyebutkan kapan status siaga penuh akan dicabut. Semua tergantung pada kondisi cuaca dan hasil evaluasi di lapangan selama beberapa pekan ke depan.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: tangerangpos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top