SERANG — BPBD Kota Serang telah menyalurkan sekitar 30.000 liter air bersih ke Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, hingga pertengahan Juli 2026. Bantuan tersebut didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan 351 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Serang, Muhlisin, mengatakan pendistribusian dilakukan ke lima lingkungan yang mengalami kekurangan air bersih. Kelima lingkungan itu adalah Cibomo Kidul, Cibomo Tengah, Cibening, Cibomo Lor, dan Cibomo Kepaksan.
“Potensi kekeringan di Kota Serang cukup besar karena sekarang sudah memasuki musim kemarau. Kemarin kami sudah mendistribusikan air bersih ke lima lingkungan di Kelurahan Bendung yang memang mengalami kekurangan air bersih,” kata Muhlisin, Kamis, 16 Juli 2026.
Berdasarkan data BPBD Kota Serang, sebanyak 70 KK berada di Cibomo Kidul, 58 KK di Cibomo Tengah, dan 76 KK di Cibening. Sementara itu, 62 KK di Cibomo Lor dan 85 KK di Cibomo Kepaksan juga turut merasakan dampak musim kemarau.
Muhlisin menjelaskan, persoalan utama bukan hanya menurunnya debit sumber air saat kemarau. Wilayah tersebut juga belum terjangkau jaringan air perpipaan, sehingga warga hanya mengandalkan sumber air yang semakin berkurang ketika curah hujan menurun.
“Air PAM belum masuk ke sana, sehingga warga mengalami kekurangan air bersih. Saat musim kemarau, kondisi ini lebih cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
BPBD Kota Serang telah melakukan enam kali distribusi air bersih menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter. Total sekitar 30.000 liter air bersih telah disalurkan ke lokasi terdampak di Kelurahan Bendung.
“Setiap pengiriman membawa 5.000 liter air. Sampai sekarang sudah enam kali distribusi, jadi total sekitar 30 ribu liter air bersih yang kami salurkan,” kata Muhlisin.
Musim kemarau yang baru berlangsung membuat kebutuhan air bersih di wilayah tersebut langsung meningkat. BPBD Kota Serang akan terus memantau kondisi dan mendistribusikan bantuan jika diperlukan.