BANTEN — Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming resmi memimpin Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin. Keduanya tiba dengan mengenakan busana adat nasional yang berbeda, menandai kekayaan budaya Nusantara dalam momen sakral kenegaraan tersebut.
Presiden Prabowo tampil dengan atasan dan celana berwarna biru, dipadukan kain songket bernuansa cokelat serta peci hitam. Sementara itu, Wapres Gibran Rakabuming mengenakan baju adat Nusa Tenggara Timur berwarna hitam. Keduanya menerima laporan dari Komandan Upacara sebelum rangkaian acara dimulai.
Sebelum upacara dimulai, Bendera Pusaka dan Naskah Proklamasi diarak dari Monumen Nasional ke Istana Merdeka menggunakan Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. Kedua benda bersejarah itu dibawa oleh Purna-Paskibraka Duta Pancasila 2025.
Sultana Najwa, siswi SMAN 82 Jakarta, dipercaya membawa Bendera Pusaka dalam kirab tersebut. Adapun Naskah Proklamasi dibawa oleh Aliah Sakira, siswi SMAN 14 Makassar. Prosesi kirab ini menjadi rangkaian yang tak terpisahkan dari peringatan detik-detik proklamasi yang digelar setiap tahun.
Untuk upacara tahun ini, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas di Istana Merdeka tergabung dalam tim bernama "Indonesia Berdaulat". Celina Olivia Apriani Theo, pelajar SMK Negeri 5 Pontianak asal Provinsi Kalimantan Barat, terpilih sebagai pembawa baki bendera Merah Putih.
Setelah prosesi kirab dan laporan Komandan Upacara, Presiden Prabowo dijadwalkan membacakan Naskah Proklamasi yang pertama kali dikumandangkan Proklamator Soekarno. Pembacaan ini menjadi inti dari rangkaian upacara peringatan kemerdekaan yang digelar di halaman Istana Merdeka.
Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi ke-81 ini mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara serta tamu undangan di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta.