747.455 Warga Kota Tangerang Sudah Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis, Capaian Tertinggi di Banten

Penulis: Vikri Alfandi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:29:31 WIB
Warga antre memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Kota Tangerang.

TANGERANG — Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tangerang mencatatkan lonjakan pemanfaatan yang signifikan. Hingga 31 Juli 2026, sebanyak 747.455 warga telah menggunakan layanan tersebut, atau setara 92,71 persen dari target yang ditetapkan pemerintah kota.

Capaian itu disebut sebagai yang tertinggi di antara kabupaten/kota lain di Provinsi Banten. Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syamsuri, menilai angka tersebut menjadi indikator positif atas kerja Dinas Kesehatan (Dinkes) dan seluruh jajaran Puskesmas dalam memberikan akses layanan kesehatan.

“Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan. Kami dari Komisi II mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas. Capaian CKG mencapai 92,71 persen atau 747.455 warga, bahkan tertinggi di Provinsi Banten,” ujar Syamsuri, Rabu (12/8/2026).

Evaluasi dan Penguatan Upaya Preventif

Syamsuri menekankan agar keberhasilan ini tidak berhenti pada angka kunjungan. Menurutnya, capaian tersebut harus diikuti dengan evaluasi menyeluruh dan penguatan program promotif serta preventif agar manfaatnya dirasakan berkelanjutan.

“Capaian ini tentunya perlu kita pertahankan, bahkan kalau bisa lebih baik lagi. Karena ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tentu kami berharap kinerjanya terus ditingkatkan,” kata Syamsuri.

Temuan Gula Darah dan Hipertensi Jadi Perhatian

Di balik tingginya partisipasi, hasil pemeriksaan CKG juga menyoroti persoalan kesehatan yang masih banyak ditemukan di masyarakat. Syamsuri menyebut masih ada warga yang terindikasi memiliki kadar gula darah tinggi dan tekanan darah tinggi.

Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Komisi II mendorong Dinkes untuk memperkuat edukasi pola hidup sehat, tidak hanya berhenti pada pemeriksaan medis tetapi juga mendorong perubahan perilaku warga.

“Kalau kita lihat dari hasil CKG, cukup banyak ditemukan persoalan gula darah dan tekanan darah tinggi. Ini perlu menjadi perhatian dan harus diimbangi dengan edukasi dari seluruh jajaran Dinas Kesehatan,” tandas Syamsuri.

Langkah Lanjutan Dinkes Kota Tangerang

Dorongan dari legislatif ini menjadi catatan penting bagi Dinkes Kota Tangerang. Ke depan, fokus tidak hanya pada perluasan jangkauan layanan, tetapi juga pada kualitas tindak lanjut atas temuan kesehatan yang ada di lapangan.

Dengan tingkat partisipasi yang telah melampaui 90 persen, tantangan berikutnya adalah memastikan warga yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan mendapatkan penanganan dan pendampingan yang memadai. Keberhasilan program CKG kini diukur dari dampaknya terhadap derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: bingkaikota.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top