BANTEN — Kami baru menerima bahan resmi peluncuran Galaxy S26 FE dan melakukan penilaian awal terhadap spesifikasi serta fitur yang ditawarkan. Perlu dicatat, ulasan ini masih bersifat hands-on berdasarkan data pabrikan; pengujian jangka panjang untuk performa baterai dan ketahanan harian belum bisa kami lakukan.
Posisi S26 FE di keluarga Galaxy S26 memang menarik. Ia hadir dengan desain tipis dan ringan, mengusung bahasa desain khas seri S, tetapi dibanderol lebih terjangkau. Pertanyaannya, apa saja yang dikorbankan untuk menekan harga? Dan apakah fitur AI yang dibawa benar-benar setara dengan saudara-saudaranya yang lebih mahal? Mari kita bedah satu per satu.
Samsung memecahkan tradisi mereka dengan menjadikan S26 FE sebagai perangkat pertama di keluarga Galaxy S26 yang beroperasi langsung dengan One UI 9 berbasis Android 17. Biasanya, varian FE mendapat pembaruan antarmuka belakangan dibanding model flagship. Kali ini, pembeli S26 FE tidak perlu menunggu—antarmuka paling segar sudah terpasang sejak kotak dibuka.
Ini nilai jual yang signifikan. Anda tidak hanya mendapat fitur FE, tapi juga garansi pembaruan sistem yang lebih panjang karena sudah memulai dari versi terbaru. Sayangnya, bahan yang kami terima belum merinci fitur-fitur baru apa saja yang spesifik hadir di One UI 9, jadi kami belum bisa mengomentari lebih jauh soal perubahan UI-nya.
S26 FE menggunakan panel AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi Full HD+. Tingkat kecerahannya mencapai 1.900 nit, angka yang solid untuk penggunaan di bawah sinar matahari langsung. Dukungan HDR10+ juga membuat konten streaming terlihat lebih kaya warna.
Bezel tipis di sekeliling layar memberikan kesan modern dan luas. Untuk aktivitas harian seperti scrolling media sosial, menonton video, atau bermain game, kombinasi AMOLED 120Hz ini sudah lebih dari cukup mulus. Tidak ada detail soal chipset di bahan, namun secara posisi pasar, performanya diharapkan mampu menyaingi kompetitor di kelas harga yang sama.
Fitur unggulan yang baru tersedia di lini non-lipat adalah My FanCam. Sebelumnya, teknologi pelacakan subjek ini hanya eksklusif di perangkat lipat Samsung. Dengan fitur ini, kamera akan otomatis melacak subjek yang dipilih agar tetap berada di tengah frame, sehingga perekaman video jadi lebih praktis tanpa pengaturan manual.
Di sisi video, ada juga Super Steady dengan Horizontal Lock. Teknologi ini mengunci bidang horizontal sehingga rekaman tetap stabil dan mulus meski sambil berlari. Bagi konten kreator yang sering merekam aktivitas outdoor, kombinasi ini jelas membantu menghasilkan footage yang lebih profesional tanpa butuh gimbal tambahan.
Secara optik, S26 FE punya sistem tiga kamera belakang dengan dukungan optical zoom 3x. Ini berarti Anda bisa memotret subjek jarak jauh dengan detail yang tetap tajam, bukan sekadar crop digital. Kamera depannya beresolusi 12MP dengan sudut pandang lebih luas, cocok untuk foto grup bersama teman tanpa ada yang terpotong.
Keunggulan lain yang dibawa dari seri flagship adalah fitur Photo Assist di Galaxy AI. Fitur ini memungkinkan Anda mengedit foto hanya dengan perintah bahasa alami—misalnya meminta ponsel mengubah suasana siang jadi malam atau menambal objek yang hilang. Ini prosesor yang cerdas dan relevan untuk pengguna yang malas belajar aplikasi editing kompleks.
S26 FE memiliki sertifikasi IP68, artinya tahan debu total dan aman terendam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Ini memberikan rasa aman saat hujan deras atau tidak sengaja jatuh ke kolam renang. Namun, penting untuk diingat: sertifikasi ini bukan untuk dipakai di pantai atau air asin, yang bisa merusak segel dalam jangka panjang.
Samsung juga mengklaim desainnya kokoh dengan material premium, jadi goresan kecil atau benturan ringan tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
Galaxy S26 FE membawa fitur AI yang juga ada di seri S26 reguler. Salah satunya adalah Circle to Search hasil kolaborasi dengan Google. Versi terbaru ini sudah bisa melingkari beberapa objek sekaligus dalam satu gambar untuk langsung mendapatkan informasi, bukan hanya satu objek seperti generasi sebelumnya. Ini peningkatan kecil tapi signifikan untuk produktivitas.
Untuk pembaca yang mengincar ponsel baru di kelas harga menengah-atas dengan fitur kamera dan AI yang mendekati pengalaman flagship, S26 FE masuk daftar tunggu yang kuat. Namun, jangan buru-buru — tunggu review lanjutan kami setelah unit resmi tersedia di Indonesia untuk menilai performa chipset, daya tahan baterai, dan kualitas build secara nyata. Verdict final masih kami tahan sampai hands-on jangka panjang selesai dilakukan.